Pengaruh Pendidikan Formal, Pelatihan Kerja dan Kesehatan Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja di Indonesia: Studi Komparatif Antara Kawasan Jawa dan Luar Jawa
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi bonus demografi di Indonesia yang
seharusnya menjadi momentum strategis untuk meningkatkan produktivitas tenaga
kerja, namun belum sepenuhnya diiringi oleh kualitas dan produktivitas tenaga
kerja yang optimal. Disparitas produktivitas tenaga kerja antar kawasan, khususnya
antara Jawa dan Luar Jawa juga masih tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan formal yang diproksikan
dengan rata-rata lama sekolah, pelatihan kerja yang diproksikan dengan indeks
pembangunan ketenagakerjaan dengan indikator pelatihan dan kompetensi kerja,
serta kesehatan yang diproksikan dengan angka harapan hidup terhadap
produktivitas tenaga kerja di 33 provinsi di Indonesia selama periode 2020-2024,
serta membandingkan pengaruhnya antara kawasan jawa dan luar jawa
menggunakan metode regresi data panel dengan interaksi variabel. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa, secara simultan, pendidikan formal, pelatihan kerja dan
kesehatan beserta variabel interaksinya berpengaruh signifikan terhadap
produktivitas tenaga kerja di indonesia. Namun, secara parsial, hanya pendidikan
formal yang berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja. Selain itu,
berdasarkan hasil interaksi variabel, menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan
signifikan dalam pengaruh pendidikan formal, pelatihan kerja, dan kesehatan antara
kawasan jawa dan luar jawa. Temuan ini menunjukkan bahwa pola pengaruh modal
manusia cenderung sama di kedua kawasan meskipun terdapat perbedaan geografis
dan struktural. Penelitian ini juga mengindikasikan pentingnya investasi dalam
modal manusia untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja di indonesia secara
merata.
