Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwanto, Agung
dc.contributor.advisorMolasy, Honest Dody
dc.contributor.authorCahyani, Desy Dwi
dc.date.accessioned2017-10-26T04:11:22Z
dc.date.available2017-10-26T04:11:22Z
dc.date.issued2017-10-26
dc.identifier.nim20910101075
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/82693
dc.description.abstractInvestasi minyak adalah langkah yang tepat untuk bisa bersaing di dunia internasional, sebagai balance of power dan keamanan energi. Selain memenuhi kebutuhan masyarakat, negara yang melakukan investasi memiliki tujuan tertentu. Dalam lingkup negara, dengan investasi, negara sudah memprediksi terhadap kebutuhan masyarakatnya dan tabungan energinya. Selain itu, negara yan terlibat pada investasi minyak, bisa mengembangkan kekayaan dan bisa terlibat banyak lagi pada bisnis-bisnis di bidang lain. Negara juga bisa mengambil langkah konkrit hubungan bisnis ini dengan tujuan untuk melindungi keamanan, ketertiban dan perdamaian dunia. Secara universal, kerjasama merupakan salah satu unsur mengurangi peperangan dan konflik. Namun, kerjasama bisa menjadi lahan diplomasi negara untuk mencapai kepentingan nasional. Korea Selatan merupakan salah satu contoh yang memiliki sumber daya alam minyak yang terbatas, namun akan kebutuhan minyaknya besar. Kebutuhan energi yang sangat signifikan akhir-akhir ini, membuat setiap negara mengawasi akan keamanan energinya. Bahkan keamanan energi ini menjadi kepentingan nasional negara. Fenomena tersebut menguras banyak perhatian, dan banyak membawa perubahan dalam kehidupan. Dengan menggunakan strategi yang beragam, Korea Selatan berupaya mengeluarkan berbagai kebijakan guna menghadapi keterbatasan sumber daya minyaknya dengan banyaknya kebutuhan masyarakatnya akan minyak. Korea Selatan melakukan kunjungan ke Iran dalam beberapa kali pertemuan, mereka akhirnya menghasilkan kesepakatan kerjasama dalam bidang ekonomi, tidak terkecuali dalam investasi minyak hingga 50% dan melakukan kerjasama dalam pembanguan perusahaan minyak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alasan Korea Selatan melakukan Kerjasama investasi minyak dengan Iran. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan alasan Korea Selatan melakukan kerjasama investasi minyak dengan Iran. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi kepustakaan. Tujuan dari metode ini adalah untuk mendapatkan data faktual dan membangun makna-makna dari pemahaman tentang konsep energy security untuk mengetahui alasan Korea Selatan melakukan Kerjasama investasi minyak dengan Iran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerjasama yang dilakukan Korea Selatan menghasilkan keuntungan yang baik untuk kedua belah pihak. Khususnya untuk Korea Selatan tidak mengalami energi dilema. Dengan adanya pembangunan kilang minyak di Iran membuat Korea Selatan bisa menyiapkan cadangan minyaknya hingga bertahun-tahun sekaligus supaya tidak kebingungan dalam menyiapkan kebutuhan industri-industrinya. Iran adalah negara yang mempunyai lahan minyak yang luas dan masih terjangkau dalam sisi biaya. Selain itu, Korea Selatan memang harus memperluas kerjasamanya terkait minyak agar tidak mengalami ketergantungan yang besar dengan satu negara dan dengan melakukan kebijakan investasi minyak merupakan salah satu cara mengatasi impor yang besar yang dapat membahayakan kepentingan nasional.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectenergy securien_US
dc.subjectINVESTASI MINYAKen_US
dc.titleKEPENTINGAN KOREA SELATAN DALAM KERJASAMA INVESTASI MINYAK DENGAN IRANen_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record