Show simple item record

dc.contributor.advisorSUDARTI
dc.contributor.advisorHARJIANTO, Alex
dc.contributor.authorROSYIDAH, Ainur
dc.date.accessioned2017-10-23T09:40:12Z
dc.date.available2017-10-23T09:40:12Z
dc.date.issued2017-10-23
dc.identifier.nimNIM130210102070
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/82506
dc.description.abstractManusia, tidak bisa lepas dari paparan medan magnet dalam kehidupan. Peralatan rumah tangga yang berada disekitar kita merupakan sumber paparan medan magnet ELF (Extremely Low Frequency). Medan magnet Extremely Low Frequency (ELF) tergolong radiai non-ionizing sehingga memiliki efek yang lebih rendah terhadap makhluk hidup, sehingga banyak peneliti memanfaatkan efek medan magnet ELF dalam berbagai bidang. Mulai dari bidang pertanian, pangan, hingga kesehatan. Dari beberapa hasil penelitian medan magnet ELF, membuktikan bahwa paparan medan magnet ELF mampu mempengaruhi pergerakan pada makhluk hidup, tidak terkecuali pada jamur. Jamur merupakan fungi yang memiliki bentuk luar berupa tudung berukuran besar sehingga dapat diamati mata secara langsung. Banyak manfaat yang diperoleh bila mengonsumsi jamur bagi kesehatan, khususnya pada jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Banyaknya manfaat bagi kesehatan pada jamur tiram, serta proses budi daya yang cukup mudah, banyak masyarakat membudidayakan jamur tiram dalam skala kecil maupun besar. Melihat kondisi demikian, dilakukanlah penelitian tentang pengaruh medan magnet ELF (Extremely Low Frequency) pada proses pertumbuhan jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak paparan medan magnet ELF terhadap proses pertumbuhan jamur tiram ditinjau dari munculnya jumlah pin head jamur tiram yang muncul, berat basah jamur tiram, dan lebar diameter tudung jamur tiram, serta sebagai bentuk pertimbangan dalam bidang pertanian khususnya budi daya jamur tiram. Sampel penelitian yang digunakan adalah jamur tiram yang diperoleh langsung dari petani jamur tiram dengan melihat umur masa pembibitan dengan jumlah sebanyak 35 baglog jamur tiram dengan rincian 5 baglog untuk tiap-tiap kelas. Pada baglog kelas eksperimen, baglog jamur tiram diberi paparan medan magnet ELF sebesar 300 µT dan 500 µT dengan lama paparan 30 menit, 50 menit, dan 70 menit. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh paparan medan magnet ELF sebesar 500 µT selama 50 menit mampu mempengaruhi jumlah munculnya pin head jamur tiram dan berat basah jamur tiram, dengan rata-rata jumlah pin head 20,2 dan rata- rata berat basah sebesar 212,2 gram. Sedangkan paparan medan magnet ELF sebesar 300 µT selama 50 menit mampu mempengaruhi lebar tudung diameter tudung jamur tiram, dengan rata-rata diameter tudung jamur tiram sebesar 9,09 cm. Hal ini menunjukkan bahwa lama paparan medan magnet dan besar intensitas medan magnet mampu mempengaruhi pertumbuhan jamur tiram dan produksi jamur tiram. Selain itu medan magnet ELF yang mampu menembus jaringan pada tubuh jamur tiram yang berdampak pada kinerja ion Ca2+ dan peningkatan metabolisme sel yang mengakibatkan adanya peningkatan pertumbuhan pada jamur tiram.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.relation.ispartofseries130210102070;
dc.subjectMEDAN MAGNET ELFen_US
dc.subjectEXTREMELY LOW FREQUENCY)en_US
dc.subjectPROSES PERTUMBUHAN JAMUR TIRAMen_US
dc.subject(Pleurotus ostreatus)en_US
dc.titlePENGARUH MEDAN MAGNET ELF (EXTREMELY LOW FREQUENCY) PADA PROSES PERTUMBUHAN JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus)en_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record