Show simple item record

dc.contributor.authorZaki Murteza Mahfud
dc.date.accessioned2013-12-10T07:36:01Z
dc.date.available2013-12-10T07:36:01Z
dc.date.issued2013-12-10
dc.identifier.nimNIM071510201004
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/7577
dc.description.abstractPetani di Desa Karangharjo umumnya melaksanakan usahatani dengan menanam atau mengusahakan tanaman musiman (jagung, padi, cabai, dll.), karena kendala yang dihadapi yaitu ketidakpastian pendapatan yang diperoleh petani, diakibatkan harga jual yang tidak menentu dan akhir-akhir ini semakin menurun. Para petani tersebut memilih tanaman sengon sebagai tanaman yang diusahakan dalam usahataninya, karena tanaman sengon mempunyai nilai ekonomis yang relatif tinggi. Berkaitan dalam hal ini, dibutuhkan adanya kemampuan petani dalam mengintensifikan pembudidayaan tanaman sengon serta mengubah bentuk kultur budidaya tradisional ke arah profesional sehingga nantinya dapat pula meningkatkan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mendasari keputusan petani berusahatani sengon, serta faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani sengon dan strategi pengembangannya. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja (purposive method) di Desa Karangharjo Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan korelasional. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan slovin dan proportionate stratified random sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder, alat analisis yang digunakan adalah analisis rank spearman, analisis regresi berganda, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor yang mendasari keputusan petani berusahatani sengon adalah faktor budidaya, lahan, pemasaran, modal, dan pendapatan,sedangkan faktor yang berpengaruh tidak nyata dalam mendasari keputusan petani berusahatani sengon adalah faktor sumber informasi. (2) faktor yang berpengaruh nyata dalam meningkatkan pendapatan petani berusahatani sengon adalah faktor luas lahan, biaya sarana produksi tanaman (saprotan), produksi dan harga jual, sedangkan faktor yang berpengaruh tidak nyata dalam meningkatkan pendapatan petani berusahatani sengon adalah faktor biaya tenaga kerja, (3) usahatani sengon berada dalam posisi White Area (Bidang KuatBerpeluang) yang artinya usahatani sengon di Desa Karangharjo memiliki peluang pasar yang prospektif untuk mengembangkannya. Fokus strategi yang tepat bagi usahatani sengon dalam mengembangkan usahanya adalah strategi yang agresif dengan memaksimalkan kekuatan yang dimiliki sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang digunakan adalah strategi S-O (Strengths – Opportunities)en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries071510201004;
dc.subjectusahatani, sengonen_US
dc.titleAnalisis Faktor-Faktor yang Mendasari Keputusan Petani dan Strategi Pengembangan Berusahatani Sengon di Desa Karangharjo Kecamatan Silo Kabupaten Jemberen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record