Show simple item record

dc.contributor.authorDwi Baskara, Rizki
dc.date.accessioned2013-07-19T01:30:34Z
dc.date.available2013-07-19T01:30:34Z
dc.date.issued2013-07-19
dc.identifier.nimNIM072110101013
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/686
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, menganalisis tingkat teknik penyampaian, pesan, metode dan media. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sifat penelitian cross sectional. Sampel diambil dengan menggunakan random sampling.Sampel penelitian adalah pekerja di unit amoniak pabrik I PT. Petrokimia Gresik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2011. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kuesioner. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa untuk karakteristik responden berdasarkan usia sebagian besar berada pada kategori usia pertengahan, tingkat pendidikan responden berada pada tingkat menengah, sebagian besar responden mempunyai masa kerja yang lama. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang rendah. Berdasarkan hasil uji statistik regresi logistik, dapat diketahui bahwa ada pengaruh yang signifikan antara teknik penyampaian komunikator dengan pengetahuan pekerja mengenai profil manajemen risiko K3 dengan hasil Sig atau p=0,026 (p<α). Ada pengaruh yang signifikan antara pesan dengan pengetahuan pekerja mengenai profil manajemen risiko K3 dengan hasil Sig atau p=0,011 (p<α).Tidak ada pengaruh yang signifikan antara metode dengan pengetahuan pekerja mengenai profil manajemen risiko K3 dengan hasil Sig atau p=0,196 (p<α).Tidak ada pengaruh yang signifikan antara media dengan pengetahuan pekerja mengenai profil manajemen risiko K3 dengan hasil Sig atau p=0,919 (p<α). Berdasarkan hasil analisis multivariabel dapat diketahui bahwa teknik penyampaian memiliki konstribusi yang paling besar terhadap pengetahuan dengan Exp(B) = 62,440. Berdasarkan dari hasil penelitian diharapkan komunikator kedepannya bisa lebih meyakinkan dalam menyampaikan pesan manajemen risiko. Selain itu, perusahaan harus bisa memperbaiki dalam perumusan dan penulisan dari profil risiko K3 yang ada dan pekerja agar lebih mengerti mengenai bahaya yang ada di tempat kerjanya.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries072110101013;
dc.subjectkomunikasi, Manajemen Risiko, Pengetahuanen_US
dc.titlePENGARUH TEKNIK PENYAMPAIAN, PESAN, METODE DAN MEDIA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PEKERJA TENTANG MANAJEMEN RISIKO K3 (Studi pada Unit Amoniak Pabrik I PT. Petrokimia Gresik Kabupaten Gresik)en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record