Show simple item record

dc.contributor.advisorSutomo
dc.contributor.advisorSuji
dc.contributor.authorMukti, Chandra
dc.date.accessioned2015-12-03T02:15:19Z
dc.date.available2015-12-03T02:15:19Z
dc.date.issued2015-12-03
dc.identifier.nim080910291017
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/66038
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyaluran Kredit Usaha Rakyat di Desa Sumber Lesung Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember.Evaluasi ditujukan untuk mengetahui sebab-sebab kegagalan serta mengetahui apakah telah meraih dampak yang dinginkan, baik dampak positif maupun negatif. Program KUR merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Program KUR bertujuan untuk mengakselerasi pengembangan kegiatan perekonomian di sektor riil dalam rangka penanggulangan dan pengentasan kemiskinan serta perluasan kesempatan kerja.Pertama, mempercepat pengembangan Sektor Riil dan Pemberdayaan UMKM.Kedua, Meningkatkan akses pembiayaandan pengembangan UMKMK dan Koperasi kepada Lembaga Keuangan.Ketiga, sebagai upaya penanggulangan/ pengentasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja. Penelitian ini berlokasi di Desa Sumber Lesung Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi terus terang atau tersamar, wawancara tak berstruktur, dokumentasi, serta melakukan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman yang terbagi dalam tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini juga menggunakan teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pendistribusian KUR dapat dikatakan kurang tepat sasaran karena penyaluran KUR menghasilkan dampak negatif.Adapun dampak positifnya yaitu Dana KUR tetap digunakan sebagai modal kerja dan investasi. Selanjutnya proses untuk mendapatkan KUR juga mudah dan cepat. Penyaluran KUR ini juga mempunyai dampak negatif bagi para debitur KUR, yakni tidak adanya kesaran nasabah untuk mengembangkan usahanya melainkan untuk keperluan pribadinya atau yang lain. Selanjutnya pinjaman pada pihak lain yang artinya tutup lubang galih lubang. Jadi, perlu dilakukan evaluasi yang berkelanjutan secara periodik untuk memperkecil penyimpangan dalam melaksanakan program KUR sehingga penerima KUR bisa dengan jelas mengerti tujuan dari adanya peyaluran KUR.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPEMBERDAYAAN MASYARAKATen_US
dc.subjectKREDIT USAHA RAKYATen_US
dc.titleEVALUASI DAMPAK PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENYALURAN KREDIT USAHA RAKYAT DI DESA SUMBER LESUNG KECAMATAN LEDOKOMBO KABUPATEN JEMBERen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record