Show simple item record

dc.contributor.advisorSlamin
dc.contributor.advisorHidayat, M. Arief
dc.contributor.authorDiflia, Bita
dc.date.accessioned2015-12-01T05:59:06Z
dc.date.available2015-12-01T05:59:06Z
dc.date.issued2015-12-01
dc.identifier.nim102410101074
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/65442
dc.description.abstractSistem Evaluasi dan Perangkingan Kinerja Dosen Dengan Metode AHP (Analytic Hierarchy Process) dan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) (Studi Kasus Program Studi Ilmu Keperawatan); Bita Diflia; 102410101074; 2015; 202 halaman; Program Studi Sistem Informasi Universitas Jember. Pentingnya pengukuran kinerja tidak hanya diperlukan dan dilakukan dalam dunia bisnis tetapi juga dalam dunia pendidikan. Peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan dilakukan dengan memasukkan penilaian, akreditasi dan evaluasi diri institusi yang dilakukan terhadap perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Penelitan ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem berbasis web untuk evaluasi kinerja dan perangkingan dosen menggunakan metode AHP dan TOPSIS, dengan studi kasus di Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember. Evaluasi kinerja dosen dengan metode AHP dan TOPSIS di Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember ini dilakukan oleh mahasiswa dan dosen (dosen yang mempunyai jabatan kepada dosen yang tidak mempunyai jabatan). Evaluasi oleh mahasiswa dilakukan dengan memberikan bobot untuk setiap aspek penilaian yang diambil dari buku Pedoman Sertifikasi Pendidik Untuk Dosen (Serdos) Terintegrasi tahun 2014. Sedangan evaluasi dari dosen dilakukan dengan menggunakan penilaian SKP (Sasaran Kerja Pegawai). Perangkingan dosen dilakukan dengan menggunakan metode AHP dan TOPSIS. Metode AHP digunakan untuk penentuan bobot prioritas aspek penilaian. Sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk perangkingan berdasarkan hasil evaluasi oleh mahasiswa. Penilaian dilakukan terhadap enam belas dosen Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember oleh 38 mahasiswa yang diambil secara acak. Hasil penilaian tersebut diproses dengan menggunakan metode AHP dan TOPSIS, dan didapatkan bahwa D9 adalah dosen terbaik dengan nilai 0.8544, dilanjutkan dengan ix D3 dengan nilai 0.821, D10 dengan nilai 0.7982, D16 dengan nilai 0.6947, dan D12 dengan nilai 0.6763. Sedangkan dengan menggunakan perhitungan manual didapatkan bahwa D9 merupakan dosen terbaik dengan nilai rata-rata 6.255, dilanjutkan dengan D3 dengan nilai 6.239, D10 dengan nilai 6.095, D12 dengan nilai 5.928, dan D16 dengan nilai 5.910. Penilaian dosen oleh mahasiswa dapat mendukung penilaian SKP (Sasaran Kerja Pegawai). Penelitian ini menunjukkan bahwa metode AHP dan TOPSIS dapat menunjang sistem evaluasi dan perankingan kinerja dosen.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectKINERJAen_US
dc.titleSISTEM EVALUASI DAN PERANGKINGAN KINERJA DOSEN DENGAN METODE AHP (Analytic Hierarchy Process) DAN TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarityto Ideal Solution) (Studi Kasus Program Studi Ilmu Keperawatan)en_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record