Show simple item record

dc.contributor.authorSholifa 101510501015
dc.date.accessioned2015-03-20T12:46:06Z
dc.date.available2015-03-20T12:46:06Z
dc.date.issued2015-03-20
dc.identifier.nimNIM101510501015
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/61922
dc.description.abstractAktivitas Nitrat Reduktase dan Kandungan Amonium Daun pada beberapa Klon Pisang (Musa paradisiaca Linn.). Sholifa. 101510501015. 2014. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember Pisang termasuk dalam komoditi ekspor dan menjadi salah satu produk buah yang penting. Identifikasi jenis-jenis pisang tersebut sangat diperlukan untuk mengetahui keunggulan masing-masing. Selain identifikasi morfologi diperlukan pula identifikasi pada tingkat fisiologi seperti mengamati aktivitas enzim Nitrat Reduktase dan kandungan amonium daun pisang. Nitrat reduktase merupakan enzim yang penting dalam rantai reduksi unsur nitrat menjadi amonia yang berguna dalam pembentukan asam amino, protein, klorofil dan senyawa-senyawa lain yang mengandung unsur nitrogen. Pengukuran aktivitas nitrat reduktase dapat digunakan untuk mengetahui efektifitas amonia untuk pembentukan asam amino, protein dan klorofil. Senyawa-senyawa tersebut sangat penting peranannya dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas nitrat reduktase, kandungan nitrat dan kandungan amonium daun pada beberapa klon pisang (Musa paradisiaca Linn). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian dan Center for Development of Advance Science and Technology (CDAST) Universitas Jember pada bulan November 2013 sampai Juli 2014. Klon pisang yang digunakan antara lain Mas, Kluthuk, Gajih, Susu, Merah, Agung, Ijo, Raja, Kayu dan Raja Nangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas nitrat reduktase dan kandungan amonium daun pada beberapa klon pisang berbeda-beda. Pisang yang memiliki aktivitas nitrat reduktase paling tinggi adalah pisang klon Merah dengan nilai 37, 44 (µgNO /jam/g) sedangkan pisang yang memiliki aktivitas nitrat reduktase terendah adalah pisang klon Mas dengan nilai 2,4 (µgNO 2 /jam/g). Analisis kandungan amonium daun menunjukkan bahwa pisang klon Raja Nangka memiliki kandungan amonium paling tinggi yaitu 18, 846 (µgNH /g), sedangkan pisang klon Ijo menunjukkan kandungan amonium terendah yaitu 15,372 (µgNH 4 4 /g). Kandungan nitrat tertinggi dimiliki oleh pisang klon Merah dengan nilai 842, 23 (µgNO 3 /g)en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries101510501015;
dc.subjectPisang, nitrat reduktase, amoniumen_US
dc.titleAKTIVITAS NITRAT REDUKTASE DAN KANDUNGAN AMONIUM DAUN PADA BEBERAPA KLON PISANG (Musa Paradisiaca Linn).en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record