Pengembangan Model Pembelajaran RIGERS untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Sains Siswa pada Pembelajaran IPA

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Model pembelajaran Problem Based Learning merupakan salah satu rekomendasi model pembelajaran abad 21 karena dapat membantu siswa menghubungkan apa yang telah mereka pelajari dengan masalah dunia nyata. Namun, perlu modifikasi pada tahapan sintaks untuk dapat memfasilitasi aspek keterampilan berpikir kritis dan literasi sains siswa dalam pembelajaran IPA. Pembelajaran IPA melibatkan suatu proses penemuan, guru dituntut mampu mengajarkan materi secara bertahap sesuai prosedur pemecahan masalah. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan menyatakan bahwa keterampilan berpikir kritis dan literasi sains siswa kurang maksimal. Penerapan model PBL perlu peningkatan beberapa aspek agar lebih optimal dalam proses pemecahan masalah berupa: readiness (kesiapan belajar), issue (orientasi masalah), guidance (bimbingan belajar), enlarge (memperluas pemahaman), relevance (relevansi), dan strengthening (penguatan) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan literasi sains siswa dalam pembelajaran, secara keseluruhan oleh peneliti disebut sebagai model pembelajaran RIGERS agar lebih optimal untuk membantu proses belajar siswa. Berdasarkan hasil analisa tersebut perlu adanya inovasi dalam pembelajaran yakni pengembangan model pembelajaran RIGERS yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan literasi sains. Model pengembangan yang digunakan untuk pengembangan model pembelajaran RIGERS adalah model pengembangan Borg and Gall (1989) dengan sepuluh tahapan

Description

reeapload Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By