Show simple item record

dc.contributor.authorNadya Vira Meisitha
dc.date.accessioned2014-03-20T02:05:55Z
dc.date.available2014-03-20T02:05:55Z
dc.date.issued2014-03-20
dc.identifier.nimNIM090910101009
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/56057
dc.description.abstractChina selalu mendapat tuduhan terkait usaha hacking / cyber attack pada situs-situs vital di Amerika Serikat. Situasi ketegangan antara China dengan Amerika Serikat mencapai puncak ketika perusahaan keamanan komputer Mandiant. Inc mengidentifikasi bahwa PLA Unit 61398 sebagai pelaku cyber attack terhadap Amerika Serikat. Hal ini berarti China berusaha menguasai cyber teknologi dalam artian China ingin memiliki kemampuan lebih dalam bidang cyber teknologi hingga tidak dapat ditandingi oleh negara lain. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah mengetahui motivasi China menguasai cyber teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa China dan Amerika Serikat berpotensi untuk perang atas isu Taiwan, Semenajung Korea, dan Kepulauan Diayou sebagai pemicu. Hal ini berarti China dan Amerika Serikat berpotensi perang di Laut China. China harus menguasai cyber teknologi pada setiap peralatan perangnya setara atau melebihi Amerika Serikat untuk menghadapi ancaman tersebut karena Amerika Serikat juga menggunakan basis cyber teknologi pada peralatan perangnya. Hal tersebut menjadi motivasi China menguasai cyber teknologi sebagai antisipasi perang dengan Amerika Serikat di Laut China.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries090910101009;
dc.subjectChina, Cyber Teknologien_US
dc.titleMOTIVASI CHINA MENGUASAI CYBER TEKNOLOGIen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record