Pengaruh Model Process Oriented Guided Inquiry Learning (Pogil) Disertai Assessment Berbantuan Media Quizwhizzer Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa MA
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta globalisasi berkembang dengan pesat sehingga menuntut sumber daya manusia yang berkualitas. Kemajuan suatu negara tidak terlepas dari faktor sumber daya manusia yang ada dalam negara tersebut. Mutu dan tingkat pendidikan merupakan elemen penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia. Kemampuan guru dalam mendesain kegiatan pembelajaran menjadi sebuah keberhasilan pendidikan secara keseluruhan khususnya proses pembelajaran. Pembelajaran abad 21 menuntut siswa mampu menguasai keterampilan 6C antara lain citiizenship, creativity, character, critical thinking, collaboration, dan communication.
Berdasarkan hasil wawancara dengan guru fisika MAN 4 Banyuwangi, pembelajaran telah dirancang secara terstruktur untuk mengembangkan kemampuan pemahaman konsep, komunikasi, dan kolaborasi siswa. Namun, kemampuan tersebut belum berkembang secara maksimal. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep fisika karena menganggap bahwa fisika merupakan pelajaran yang sulit dan abstrak serta memerlukan pengetahuan awal yang cukup. Selain itu, fisika melibatkan banyak perhitungan juga menjadi tantangan bagi siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa masih rendah, terutama dalam mengidentifikasi besaran fisika pada soal cerita. Kemampuan komunikasi siswa juga kurang optimal, terlihat bahwa siswa kurang berani dalam menyampaikan pendapat dan bertanya. Selain itu, kemampuan kolaborasi siswa masih lemah, beberapa siswa cenderung pasif dalam diskusi kelompok dan hanya bergantung pada teman lainnya dalam menyelesaikan tugas. Tujuan utama penelitian ini adalah mengkaji pengaruh model process oriented guided inquiry learning (POGIL) disertai assessment berbantuan media QuizWhizzer terhadap hasil belajar fisika siswa MA di Kabupaten Banyuwangi.
Jenis penelitian ini adalah true experiment dengan desain posttest only control group design. Lokasi penelitian di MAN 4 Banyuwangi pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Pengujian sampel dilakukan dengan menggunakan uji homogenitas. Jika data bersifat homogen maka penentuan sampel dengan teknik cluster random sampling. Sedangkan, jika data bersifat tidak homogen maka penentuan sampel dilakukan dengan memilih perbedaan nilai rata – rata terkecil hasil uji homogenitas. Kemudian menggunakan sistem undi dalam menentukan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pengujian homogenitas menggunakan nilai UTS fisika. Sehingga, diperoleh kelas XI saintek 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI saintek 1 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu post-test, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu kuantitatif berbantuan aplikasi SPSS versi 25. Teknik analisis data dalam penelitian ini antara lain uji homogenitas, uji normalitas, dan uji hipotesis.
Hasil analisis data penelitian pada post-test hasil belajar diperoleh nilai rata – rata kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 79,77 dan 59,09. Langkah selanjutnya yaitu uji normalitas data post-test hasil belajar diperoleh nilai sebesar 0,403 pada kelas eksperimen dan nilai sebesar 0,105 pada kelas kontrol, kedua data tersebut menunjukkan bahwa nilai sig > 0,05 maka data berdistribusi normal artinya memenuhi syarat dalam melakukan uji independent sampel t-test. Hasil uji hipotesis hasil belajar menunjukkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000, berarti bahwa nilai sig (2-tailed) < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga, dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh model process oriented guided inquiry learning disertai assessment berbantuan media QuizWhizzer terhadap hasil belajar fisika siswa MAN 4 Banyuwangi materi fluida statis.
Description
Reupload File Repositori 28 Januari 2026_Maya
