Show simple item record

dc.contributor.authorUlin Nuha
dc.date.accessioned2013-12-04T08:07:34Z
dc.date.available2013-12-04T08:07:34Z
dc.date.issued2013-12-04
dc.identifier.nimNIM090210103017
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4096
dc.description.abstractEscherichia coli (E. coli) adalah salah satu bakteri yang tergolong coliform dan hidup secara normal di dalam kotoran manusia maupun hewan, oleh karena itu disebut juga koliform fekal. E. coli adalah bakteri bersifat gram negatif, berbentuk batang dan tidak membentuk spora, mikroorganisme ini tidak umum hidup atau terdapat dalam air, sehingga keberadaannya dalam air dapat dianggap sebagai petunjuk terjadinya pencemaran kotoran dalam arti luas, baik dari kotoran hewan maupun manusia (Purnawijayanti, 2001:5). Jus buah merupakan salah satu bentuk olahan dari buah-buahan yang digemari masyarakat. Jus berasal dari bahasa Inggris juice yang berarti sari. Sari buah dapat diartikan sebagai cairan yang diambil atau diperas dari bagian buah yang dapat dimakan (edible portion) dengan pengepresan atau cara mekanis lain (Pujimulyani, 2009:117). Jus buah segar yang banyak dikonsumsi masyarakat biasanya terbuat dari campuran buah segar (raw fruit), es, gula atau susu tanpa dilakukan proses pemanasan dalam pengolahannya sehingga menyebabkan jus buah sangat beresiko terhadap kontaminasi E. coli. Hal ini karena E. coli dapat menyebar melalui air yang digunakan dalam proses pengolahan jus buah atau pada proses pencucian yang menggunakan air mentah. Penjual jus buah di Kabupaten Jember banyak dijumpai di sekitar kampus Universitas Jember. Fasilitas air mengalir tidak tersedia di kompleks pedagang kaki lima ini, mengingat lokasi berjualan yang terletak di pinggir jalan. Pedagang hanya menggunakan beberapa bak air saja untuk mencuci peralatan seperti pisau, sendok dan gelas, sehingga peralatan makan tersebut dapat menjadi perantara penularan ix penyakit. Air yang digunakan untuk membuat jus buah adalah air mineral dalam galon, meskipun belum tentu isi dari galon tersebut merupakan air mineral atau air yang direbus sendiri. Es batu yang digunakan juga belum jelas terbuat dari air masak atau air mentah. Hasil uji pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada satu sampel jus buah yang dijual di sekitar kampus Universitas Jember menunjukkan bahwa terdapat E. coli pada satu sampel yang diuji. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengarakterisasi E. coli pada jus buah yang dijual di sekitar kampus Universitas Jember, yaitu Jalan Jawa, Jalan Kalimantan, Jalan Mastrip, dan Jalan Riau. Metode yang digunakan adalah deskrtiptif eksploratif. Sampel yang diuji sebanyak 11 sampel dengan dua kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 sampel yang diuji, sebanyak 9 sampel diantaranya mengandung E. coli. Hasil penelitian ini digunakan untuk menyusun buku suplemen pengayaan pengetahuan yang ditujukan untuk masyarakat. Uji validasi buku suplemen dilakukan pada 5 responden, yaitu 2 Dosen Program Studi (Prodi) Biologi Fakultas FKIP Universitas Jember, 1 Dosen Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Jember dan 1 sanitarian di RSUD dr. Soebandi bagian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan 1 orang masyarakat umum. Berdasarkan hasil uji validasi dari kelima responden tersebut, diperoleh rerata skor 3,06 dengan persentase rerata nilai validasi sebesar 76,5% sehingga dapat disimpulkan bahwa buku suplemen yang telah diuji validasi dinyatakan layak untuk digunakan sebagai buku suplemen pengayaan pengetahuan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries090210103017;
dc.subjectKARAKTERISASI Escherichia colien_US
dc.titleIDENTIFIKASI DAN KARAKTERISASI Escherichia coli PADA JUS BUAH YANG DIJUAL DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS JEMBER DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BUKU SUPLEMENen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record