Klasifikasi Jenis Jerawat Wajah Menggunakan SVM dengan Ekstraksi Fitur Gray Level Co-occurrence Matrix dan Local Binary Pattern
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Acne vulgaris atau jerawat adalah gangguan kulit kronis yang umum terjadi
akibat penyumbatan atau peradangan pada kelenjar minyak dan folikel rambut,
ditandai dengan munculnya komedo, papula, pustula, nodul, dan kista. Berdasarkan
data epidemiologi, lebih dari 80-90% remaja mengalami jerawat sejak masa remaja
dan seringkali berlanjut hingga dewasa. Jerawat di wajah dapat mengurangi
kepercayaan diri jika tidak ditangani dengan tepat. Penerapan teknologi informasi
dalam mendeteksi jenis jerawat wajah berperan penting dalam membantu
memberikan informasi untuk mendeteksi jenis jerawat secara dini. Teknik ekstraksi
fitur yang digunakan adalah LBP, yang membandingkan nilai piksel keabuan
(grayscale) dengan piksel di sekitarnya. Ekstraksi fitur GLCM mampu
merepresentasikan karakteristik tekstur citra dengan menghitung probabilitas
hubungan antara dua piksel yang berdekatan berdasarkan jarak dan sudut tertentu.
Pada proses klasifikasi, metode SVM bekerja dengan mencari hyperplane optimal,
menggunakan sebagian data training untuk prediksi, sehingga memberikan hasil
optimal pada data testing. Beberapa skenario percobaan dilakukan untuk
membandingkan performa klasifikasi, yaitu rasio 70:30, 80:20, dan 90:10 dengan
tujuan menemukan perbandingan terbaik agar model dapat bekerja dengan optimal.
Hasilnya menunjukkan bahwa akurasi terbaik diperoleh pada rasio data 80:20
menggunakan ekstraksi fitur GLCM, dengan nilai sebesar 85,18%.
Kata kunci: Klasifikasi Jenis Jerawat, GLCM, LBP, SVM.
Description
Reupload file repositori 18 februari 2026_ratna/dea
