Show simple item record

dc.contributor.authorADHI PARAMA YOGA
dc.date.accessioned2013-12-02T17:35:59Z
dc.date.available2013-12-02T17:35:59Z
dc.date.issued2013-12-02
dc.identifier.nimNIM090710101214
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2569
dc.description.abstractPerkembangan teknologi yang semakin berkembang dari tahun ke tahun telah menyebabkan bertambahnya perbuatan hukum baru yang berkaitan dengan teknologi informasi, salah satu contohnya adalah lahirnya jual beli online atau ecommerce. E-commerce merupakan singkatan dari electronic commerce yang secara harfiah berarti perdagangan yang dilakukan secara elektronik. Didalam kehidupan sehari-hari e-commerce sering diartikan sebagai jual beli barang dan atau jasa melalui internet. E-commerce juga mempunyai sisi negatif yaitu sering terjadi wanprestasi yang dapat dilakukan baik oleh penjual maupun pembeli. Untuk menanggulangi masalah tersebut dibentuklah sistem pembayaran yang dinamakan rekening bersama. Sejalan dengan berkembangnya dunia perdagangan maka kemudian ditetapkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pada tanggal 12 April 2008. Meskipun begitu, didalam dunia e-commerce masih banyak celah yang dapat digunakan oleh orangorang yang tidak bertanggung jawab. Permasalahan yang akan diteliti pada skripsi yaitu pertama mengenai hubungan hukum antara pembeli dan penjual sebagai pengguna jasa rekening bersama dengan penyedia jasa rekening bersama, kedua tanggung jawab penyedia jasa rekening bersama jika penjual dan pembeli melakukan wanprestasi dan ketiga upaya penyelesaian jika terjadi perselisihan antara penjual dan pembeli sebagai pengguna jasa dengan penyedia jasa rekening bersama. Tujuan dari penulisan skripsi ini terdiri dari tujuan umum yakni untuk memenuhi serta melengkapi salah satu persyaratan akademis guna mencapai gelar Sarjana Hukum pada Universitas Jember dan tujuan khusus yakni untuk Memberikan gambaran yang jelas mengenai hubungan hukum antara penjual dan pembeli dengan penyedia jasa rekening bersama. Mengetahui, memahami dan menganalisa tanggung jawab penyedia jasa rekening bersama jika penjual atau pembeli melakukan wanprestasi. Mengetahui, memahami dan menganalisa bentuk penyelesaian jika terjadi perselisihan antara pengguna jasa rekening bersama dengan penyedia jasa rekening bersama. Tipe penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah yuridis normatif, yaitu penelitian yang difokuskan untuk mengkaji penerapan kaidahkaidah atau norma-norma dalam hukum positif. Terdapat 2 (dua) metode pendekatan masalah yang digunakan dalam skripsi ini yaitu pendekatan perundang-undangan dan Pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Sebagai perbuatan hukum, jual beli menimbulkan akibat hukum yang berakibat adanya hak dan kewajiban bagi masing-masing pihak. Hubungan hukum yang terjadi antara penjual dan pembeli sebagai pengguna jasa rekening bersama dengan penyedia jasa rekening bersama adalah hubungan hukum antara konsumen dan pelaku usaha yang didasari dari perjanjian jual beli yang mana yang dijual oleh penyedia jasa rekening bersama adalah sebuah uasaha yang berbentuk jasa. Masing-masing pihak memiliki hak dan kewajiban yang mana hak dan kewajiban ini harus dijalankan oleh kedua belah pihak. Sejalan dengan berkembangnya jual beli online semakin banyak pula celah yang dapat digunakan oleh orang tidak bertanggung jawab untuk melakukan perbuatan yang dilarang oleh hukum. Secara umum, penjual dalam hal ini mempunyai peluang yang lebih besar untuk melakukan sebuah wanprestasi meskipun pembeli juga bisa melakukan hal tersebut. Karena semakin marak penipuan atau wanprestasi yang terjadi di dalam jual beli online maka dibentuklah suatu sistem pembayaran yang menggunakan rekening bersama. Fungsi yang utama dari adanya rekening bersama adalah untuk mengurangi terjadinya wanprestasi yang khususnya sering dilakukan oleh penjual meskipun tidak menutup kemungkinan juga dapat dilakukan oleh pembeli. Pada praktek perdagangan baik itu secara konvensional maupun e-commerce, selalu ada kemungkinan terjadinya wanprestasi. Semua pihak pasti menghindari terjadinya wanprestasi namun jika terjadi wanpretasi maka pihak yang dirugikan dapat menyelesaikan melalui jalur litigasi maupun non litigasi. Berdasarkan hasil analisis yang diakukan oleh penulis, untuk mengurangi adanya wanprestasi didalam e-commerce disarankan untuk menggunakan sistem pembayaran yang dinamakan dengan rekening bersama. Dengan membayar tarif yang cukup murah untuk sekali transaksi, baik pembeli maupun penjual dapat lebih tenang dalam melakukan pembelian dan penjualan barang melalui internet. Selain itu bagi penjual dan pembeli hendaknya mengerti dan memahami hak dan kewajiban masing-masing pihak sehingga dapat mengurangi terjadinya wanpestasi. Meskipun begitu sistem pembayaran menggunakan rekening bersama tidak diketahui oleh masyarakat luas, hal ini membutuhkan sosialisasi menyeluruh terhadap seluruh lapisan masyarakaten_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries090710101214;
dc.subjectKAJIAN YURIDISen_US
dc.titleKAJIAN YURIDIS PENGGUNAAN REKENING BERSAMA DALAM JUAL BELI ONLINE LEGAL ANALYSIS OF USE A JOINT ACCOUNT IN ONLINE TRADINGen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record