Show simple item record

dc.contributor.authorAMIL
dc.date.accessioned2014-01-27T03:08:53Z
dc.date.available2014-01-27T03:08:53Z
dc.date.issued2014-01-27
dc.identifier.nimNIM060820101003
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/25019
dc.description.abstractSuatu organisasi yang kompetitif perlu dukungan dari seluruh sumber daya yang ada untuk dapat meningkatkan kinerja karyawan dengan baik. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah kepemimpinan, budaya organisasi dan kepuasan kerja. Menurut kajian empiris menyatakan bahwa faktor-faktor yang dapat berpengaruh terhadap kinerja adalah kepemimpinan, budaya organisasi dan kepuasan kerja. Universitas Muhammadiyah Mataram sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta terbesar di kota Mataram, yang didirikan oleh Organisasi Persyarikatan Muhammadiyah mengambil peranan dalam meningkatkan sumber daya manusia bidang pendidikan di Nusa Tenggara Barat. Untuk itu Universitas Muhammadiyah Mataram senantiasa dituntut untuk mampu meningkatkan kinerjanya agar mampu memiliki keunggulan yang kompetitif. Penelitian ini memiliki empat tujuan, pertama menguji pengaruh kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja. Kedua, menguji pengaruh kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja. Ketiga, Menguji pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja. Terakhir adalah untuk menguji pengaruh kepemimpinan dan budaya organisasi melalui kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan non edukatif di Universitas Muhammadiyah Mataram. Penelitian ini termasuk explanative research dan survey dengan sampel karyawan non edukatif di Universitas Muhammadiyah Mataram. Untuk menganalisis hubungan kausal antar variabel dan menguji hipotesis penelitian digunakan analisis jalur (path analysis). Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kepemimpinan dan budaya organisasi sama-sama berpengaruh positip dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Hal ini berarti bahwa semakin kuat kepemimpinan, maka akan semakin kuat pula kepuasan kerja, demikian pula budaya organisasi yang semakian kuat menjadikan kepuasan kerja yang seakin tinggi. Namun bila diperbandingkan pengaruhnya terhadap kepuasan kerja, ternyata budaya organisasi memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan kepemimpinan. Kepemimpinan dan budaya organisasi sama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Hal ini berarti bahwa semakin kuat kepemimpinan, maka akan semakin tinggi pula kinerja, demikian pula semakin kuat budaya organisasi akan diikuti dengan peningkatan kinerja yang semakin tinggi pula. Apabila diperbandingkan pengaruhnya terhadap kinerja, ternyata budaya organisasi memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan kepemimpinan. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kepuasan kerja akan diikuti dengan peningkatan kinerja semakin tinggi pula. Kepemimpinan yang didukung dengan budaya organisasi yang kuat akan menghasilkan kepuasan kerja yang tinggi yang selanjutnya berpengaruh pada peningkatan kinerja karyawan non edukatif di Universitas Muhammadiyah Mataram.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries060820101003;
dc.subjectKepemimpinanen_US
dc.titleANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA KARYAWAN NON EDUKATIF DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM NUSA TENGGARA BARATen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record