Sintesis 4isopropilbenzil Sinamat dan Uji Aktivitas Analgesik Dengan Metode Writhing Test

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Farmasi

Abstract

Nyeri adalah kondisi yang umum terjadi di seluruh dunia dengan prevalensi yang tinggi, sehingga memberikan dampak signifikan terhadap kualitas hidup individu. Untuk mengatasi nyeri, penggunaan obat analgesik telah menjadi pendekatan utama, tetapi penggunaannya sering disertai efek samping seperti gangguan pada sistem gastrointestinal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan senyawa analgesik baru yang lebih aman dan efektif. Dalam penelitian ini, dilakukan sintesis senyawa baru, yaitu 4-isopropilbenzil sinamat (5a), melalui reaksi esterifikasi antara asam sinamat dan 4-isopropilbenzil alkohol. Proses sintesis ini bertujuan untuk menghasilkan senyawa baru yang diharapkan memiliki potensi sebagai analgesik alternatif. Uji aktivitas analgesik senyawa 5a dilakukan menggunakan metode writhing test pada tikus yang dibagi ke dalam lima kelompok. Kelompok pertama adalah kontrol positif yang diberikan aspirin dengan dosis 300 mg/kg, sedangkan kelompok kedua adalah kontrol negatif yang tidak menerima perlakuan analgesik. Tiga kelompok lainnya menerima senyawa 5a dengan dosis bertingkat, yaitu 100 mg/kg, 200 mg/kg, dan 400 mg/kg. Metode writhing test digunakan untuk mengevaluasi respons nyeri dengan mengamati frekuensi kontraksi perut yang disebabkan oleh pemberian larutan nyeri. Data yang diperoleh dianalisis untuk menentukan daya analgesik dari senyawa yang diuji. Data yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi persentase daya analgesik (%daya analgesik) dan rata-rata frekuensi geliat. Rata-rata frekuensi geliat diolah menggunakan metode one-way ANOVA untuk mengidentifikasi perbedaan antar kelompok, kemudian dilanjutkan dengan uji post-hoc LSD untuk melihat perbedaan signifikan antara kelompok. Hasil menunjukkan bahwa kelompok dengan dosis senyawa 5a sebesar 400 mg/kg memiliki persentase daya analgesik yang lebih tinggi dibandingkan kelompok positif yang menerima aspirin, meskipun perbedaannya tidak signifikan secara statistik. Penelitian ini memberikan bukti awal bahwa senyawa 5a memiliki potensi sebagai kandidat analgesik baru, namun diperlukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi mekanisme kerja, efektivitas, dan profil keamanannya secara lebih mendalam.

Description

Reupload file repositori 26 januari 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By