Show simple item record

dc.contributor.authorEndik Eskaryot
dc.date.accessioned2014-01-23T08:42:41Z
dc.date.available2014-01-23T08:42:41Z
dc.date.issued2014-01-23
dc.identifier.nimNIM102110101167
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/22446
dc.description.abstractManajemen Puskesmas merupakan rangkaian kegiatan yang bekerja secara sistematik untuk menghasilkan luaran Puskesmas yang efektif dan efisien. Terselenggaranya berbagai upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat yang sesuai dengan azas penyelenggaraan Puskesmas perlu ditunjang oleh manajemen Puskesmas yang baik. Penerapan manajemen kesehatan di Puskesmas itu sendiri terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian. Tujuan umum penelitian ini adalah Mengkaji manajemen pelayanan kesehatan Puskesmas Semboro Kabupaten Jember. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yang dilakukan dengan participant observation, in depth interview, dokumentasi dan triangulasi. Sasaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah manajemen pelayanan kesehatan di Puskesmas Semboro Kabupaten Jember dengan 22 pelayanan kesehatan. Teknik sampling dalam penelitian ini yaitu menggunakan purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari penelitian gambaran manajemen program pelayanan kesehatan di Puskesmas Semboro Kabupaten Jember (Studi di Puskesmas Semboro Kabupaten Jember), dapat disimpulkan sebagai berikut: a. Perencanaan (P1) di Puskesmas Semboro belum berjalan sesuai dengan ketetapan yang ada pada KMK nomor 128 tahun 2004 dan berdasarkan hasil FGD implementasi manajemen selanjutnya akan disesuaikan dengan ketetapan yang ada pada KMK nomor 128 tahun 2004 dan sesuai dengan pedoman PKP Kabupaten Jember tahun 2012 dengan melaksanakan tahapantahapan pada perencanaan atau P1 dimana pada pelayanan kesehatan pokok mulai dari membuat rencana usulan kegiatan, mengajukan usulan dan membuat rencana pelaksanaan kegiatan dan pada pelayanan kesehatan pengembangan mulai dari identifikasi masalah, membuat rencana usulan kegiatan, mengajukan usulan dan membuat rencana pelaksanaan kegiatan. Permasalahan pada P1 yang belum berjalan dengan benar dikarenakan adanya beban ganda dan juga SDM yang kurang terlatih atau belum semua mendapatkan pelatihan tentang manajemen yang sesuai dengan program yang dipegangnya. b. Pelaksanaan dan pengendalian (P2) di Puskesmas Semboro belum berjalan sesuai dengan ketetapan yang ada pada KMK nomor 128 tahun 2004 dan berdasarkan hasil FGD implementasi manajemen selanjutnya akan disesuaikan dengan ketetapan yang ada dengan melaksanakan tahapantahapan pada P2 mulai dari pengorganisasian, penyelenggaraan, pementauan sampai dengan penilaian. Permasalahan pada P2 dikarenakan adanya beban ganda pada para pemegang program dan SDM yang belum semua mendapatkan pelatihan tentang manajemen sesuai dengan program yang dipegangnya. c. Pengawasan dan pertanggungjawaban (P3) belum berjalan sesuai dengan ketetapan yang ada pada KMK nomor 128 tahun 2004 dan berdasarkan hasil FGD implementasi manajemen selanjutnya akan disesuaikan dengan ketetapan yang ada dengan melaksanakan tahapan-tahapan pada P3 mulai dari melakukan pengawasan sampai dengan membuat pertanggungjawaban. Permasalahan pada P3 dikarenakan SDM yang memiliki kompetensi dibidang manajemen hanya kepala Puskesmas saja sehingga untuk pengawasan manajemennya tidak dapat berjalan dengan maksimal dimana Puskesmas Semboro termasuk dalam Puskesmas dengan rawat inap.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries102110101167;
dc.subjectManajemen Program Pelayanan Kesehatanen_US
dc.titleGAMBARAN MANAJEMEN PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS SEMBORO KABUPATEN JEMBER (STUDI DI PUSKESMAS SEMBORO KABUPATEN JEMBER)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record