Show simple item record

dc.contributor.authorKasiani
dc.date.accessioned2014-01-20T23:23:05Z
dc.date.available2014-01-20T23:23:05Z
dc.date.issued2014-01-20
dc.identifier.nimNIM060210102242
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/18748
dc.description.abstractPembelajaran fisika saat ini sering mengalami kendala, diantaranya adalah penggunaan model pembelajaran dan media yang kurang tepat, kondisi kelas yang selalu pasif, serta kurangnya guru memperhatikan keadaan dan minat siswa dalam kelas. Dalam proses pembelajaran diperlukan suasana kelas yang menyenangkan untuk membangkitkan aktivitas belajar siswa. Aktivitas belajar siswa memegang peranan penting untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Berdasarkan observasi yang dilakukan pada tanggal 08 Februari 2011 sampai dengan 20 Februari 2011 di kelas X TSM (Teknik Sepeda Motor) 2 SMK Negeri 1 Suboh tahun ajaran 2010/2011, ditemukan aktivitas belajar siswa yang masih rendah dan ketuntasan hasil belajar rendah. Berdasarkan uraian di atas, maka diperlukan perbaikan pembelajaran dengan Penelitian Tindakan Kelas melalui Model Pembelajaran Quantum Teaching Dengan Media Flash Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Ketuntasan Hasil Belajar Fisika Siswa kelas X TSM 2 SMK Negeri 1 Suboh. Model Quantum Teaching memberikan suasana belajar yang menyenangkan tanpa mengendurkan tingkat konsentrasi siswa. Selain itu, model tersebut juga dapat meningkatkan konsentrasi dan daya tangkap siswa terhadap materi pelajaran. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan model Quantum Teaching dengan media Flash dalam meningkatkan aktivitas dan ketuntasan hasil belajar fisika siswa kelas X TSM 2 SMK Negeri 1 Suboh. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi dokumentasi, tes, dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan persentase rata-rata aktivitas belajar dan persentase ketuntasan hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian siklus 1 didapatkan aktivitas belajar siswa dalam kategori sedang, meliputi: memperhatikan penjelasan guru 41,67%, mencatat 48,33%, bertanya 41,67%, menjawab pertanyaan 37,50%, dan mengerjakan tugas 57,67%. Sedangkan persentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 67,50% yang berarti bahwa kriteria ketuntasan belajar fisika belum memenuhi kriteria di SMK Negeri 1 Suboh yaitu sebesar 80% (sumber: SMK Negeri 1 Suboh tahun ajaran 2010/2011). Pada penelitian siklus II didapatkan aktivitas belajar siswa dalam kategori aktif, meliputi: memperhatikan penjelasan guru 69,17%, mencatat 66,67%, bertanya 69,17%, menjawab pertanyaan 65,83%, dan mengerjakan tugas 74,17%. Sedangkan persentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 80% yang berarti telah memenuhi kriteria ketuntasan yang ditetapkan sekolah. Kesimpulan pada penelitian ini adalah model pembelajaran Quantum Teaching dengan media Flash dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dari kategori kurang aktif menjadi kategori aktif dan hasil belajar fisika siswa kelas X TSM 2 SMK Negeri 1 Suboh melalui penataan lingkungan yang mendukung (pemasangan poster ikon, menghadirkan aroma, dan mengubah pengaturan bangku) dan penerapan kerangka pembelajaran model Quantum Teaching yang berupa tumbuhkan, alami, namai, demonstrasikan, ulangi, dan rayakan. Untuk menciptakan suasana kelas yang kondusif, diperlukan pemahaman dan penjelasan secara tegas kepada siswa dalam menerapkan langkah-langkah pembelajaran menggunakan model Quantum Teaching dengan media Flash. http://en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries060210102242;
dc.subjectQUANTUM TEACHINGen_US
dc.titleENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DENGAN MEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR FISIKA DI KELAS X TSM 2 SMK NEGERI 1 SUBOH SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2010/2011en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record