Show simple item record

dc.contributor.authorArlita Kartikasari
dc.date.accessioned2014-01-19T06:08:29Z
dc.date.available2014-01-19T06:08:29Z
dc.date.issued2014-01-19
dc.identifier.nimNIM031510201003
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/17393
dc.description.abstractPadi merupakan salah satu jenis komoditas pertanian yang sangat banyak diusahakan oleh petani di Indonesia, hal ini dikarenakan padi merupakan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Jenis penggunaan lahan untuk usahatani padi dibagi menjadi dua, yaitu lahan kering dan lahan sawah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui tipologi petani padi di lahan kering dan lahan sawah; (2) untuk mengetahui perbedaan pendapatan usahatani padi di lahan kering dan lahan sawah; (3) untuk mengetahui perbedaan efisiensi biaya padi di Lahan kering dan lahan sawah; (4) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani padi pada lahan kering dan lahan sawah; (5) untuk mengetahui strategi pengembangan usahatani padi pada lahan kering dan lahan sawah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan komparatif. Pengumpulan data digunakan data primer dan data skunder. Metode analisis data yang digunakan adalah metode dikriptif; analisa pendapatan usahatani, selanjutnya untuk menguji perbedaan pendapatan pada petani di lahan kering dan lahan sawah menggunakan uji-t; analisa R/C ratio; analisis regresi linier berganda; analisis medan kekuatan (FFA). Hasil penelitian menunjukkan: (1) tipologi masyarakat di Desa Harjomulyo Kecamatan Silo dan di Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas dapat dilihat dari segi aspek topografinya, kegiatan pokoknya dapat dilakukan berdasarkan kemampuan keswadayaanya. (2) pendapatan yang diperoleh petani padi pada lahan kering dan lahan sawah terdapat perbedaan yang nyata. (3) tidak terdapat perbedaan yang nyata antara efisiensi penggunaan biaya produksi yang digunakan petani padi pada lahan kering dan lahan sawah. (4) faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap pendapatan adalah jumlah produksi, luas lahan, biaya pengairan, jenis lahan. Faktor-faktor yang berpengaruh tidak nyata adalah pengalaman, jumlah benih, jumlah obat-obatan. (5). hasil analisis medan kekuatan dalam pengembangan usahatani komoditas padi, dapat dilihat pada aspek usahatani, aspek kelompok, aspek sumber daya manusia.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries031510201003;
dc.subjectKAJIAN DAN STRATEGI PENGEMBANGANen_US
dc.titleKAJIAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS PADI PADA LAHAN KERING DAN LAHAN SAWAH DI KABUPATEN JEMBERen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record