Show simple item record

dc.contributor.authorSiwi Purwaning Utami
dc.date.accessioned2014-01-19T05:01:52Z
dc.date.available2014-01-19T05:01:52Z
dc.date.issued2014-01-19
dc.identifier.nimNIM001510101109
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/17312
dc.description.abstractTanah di sembilan Kecamatan di Kabupaten Jember mempunyai kandungan natrium (Na) cukup tinggi, yaitu antara 1,74 – 4,83 m.e. pada lapisan olah I dan 0,76 – 2,10 m.e. pada lapisan olah II, sedangkan, kandungan normal natrium dalam tanah adalah sekitar 0,3 m.e.. Tanah dengan kadar natrium tinggi terutama dijumpai pada lahan bekas pertanaman tebu. Kadar natrium yang tinggi pada tanah diduga berasal dari Sipramin (sisa produksi asam amino) yang diaplikasikan pada tanaman tebu. Pemberian Sipramin yang berlebihan dan dilakukan secara terus menerus menyebabkan kandungan natrium dalam tanah meningkat dan akan terjadi akumulasi Na di dalam tanah. Natrium merupakan unsur esensial bagi tanaman C4, sehingga adanya Na dalam tanah akan diserap oleh tanaman dalam jumlah berlebih. Kandungan natrium dalam jaringan tanaman C-4 yang tinggi diduga akan mempengaruhi laju fotosintesisnya. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh perbedaan kandungan natrium di dalam tanah dan jaringan daun akibat aplikasi Sipramin pada berbagai dosis, (2) laju fotosintesis tanaman akibat aplikasi Sipramin pada berbagai dosis. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) 4 perlakuan dosis sipramin (0, 3000, 6000 dan 9000 l/ha) yang diulang 3 kali. Uji lebih lanjut menggunakan Beda Nyata Terkecil (BNT) 10%dilakukan pada parameter laju fotosintesis, dan pertumbuhan tanaman yang diamati pada 14, 21 dan 28 hst, klorofil pada 28 hst, serta hasil panen pada 60 hst. Pada parameter kandungan natrium jaringan daun dan analisis tanah disajikan dalam bentuk diskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa aplikasi sipramin yang berlebihan dapat menyebabkan kandungan Na di dalam tanah meningkat yang berakibat pada meningkatnya kandungan Na pada jaringan daun Timun. Kandungan Na daun yang tinggi akan menghambat laju fotosintesis menyebabkan pembentukan benih Timun terhambat.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries001510101109;
dc.subjectFotosintesis, Natrium, Sipramin, Tanah, Tanaman, Timunen_US
dc.titleLAJU FOTOSINTESIS TIMUN (Cucumis sativus L.) AKIBAT PERBEDAAN KADAR NATRIUM PADA APLIKASI SIPRAMINen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record