Show simple item record

dc.contributor.authorARIS AGUSTONI
dc.date.accessioned2014-01-19T02:08:07Z
dc.date.available2014-01-19T02:08:07Z
dc.date.issued2014-01-19
dc.identifier.nimNIM070210204436
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/17210
dc.description.abstractPada dasarnya, suatu pembelajaran di sekolah menuntut siswa untuk aktif, kreatif, dan efektif, dan guru berperan sebagai fasilitator dan dinamisator. Pada mata pelajaran matematika siswa dituntut untuk dapat memahami konsep dan materi yang dipelajarinya, serta memberikan perhatian lebih dan berkonsentrasi pada saat pelajaran berlangsung. Namun, matematika dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan menakutkan bagi sebagian besar siswa. Sehingga menimbulkan kurangnnya perhatian pada saat pembelajaran berlangsung. Secara umum, kurangnya perhatian siswa terhadap mata pelajaran matematika mengakibatkan adanya pemahaman konsep yang salah, sehingga ketuntasan belajar belum bisa dicapai secara optimal. Pembelajaran matematika di sekolah terutama di SDN Karang Kedawung 01,selama ini cenderung menggunakan teknik pembelajaran yang monoton misalnya ceramah, tanya jawab, penugasan. Siswa juga sering diminta untuk menghafal materi-materi tertentu sehingga membuat siswa merasa kurang menyenangi pelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui metode bermain kartu bilangan dalam pembelajaran Quantum Teaching ; (2) untuk mengetahui aktivitas siswa dalam penerapan metode bermain kartu bilangan dalam pembelajaran Quantum Teaching; (3) untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar siswa dalam penerapan metode bermain kartu bilangan dalam pembelajaran Quantum Teaching. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Karang Kedawung 01 Jember, dengan banyak siswa kelas II yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Siswa dibagi menjadi 6 kelompok yang heterogen. Menggunakan penelitian kualitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Metode pengumpulan data dmelalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Deskriptif kualitatif untuk menganalisis data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan deskriptif kuantitatif untuk menganalisis tes individu. Pengambilan data dilakukan mulai tanggal 19 April sampai 30 April 2010 dengan subjek penelitian siswa kelas II SDN Karang Kedawung 01 Kabupaten Jember. Data yang dikumpulkan berupa aktivitas siswa, aktivitas guru dan tes individu. Pada pra siklus I, aktivitas siswa secara klasikal mencapai 77,58%, dan tes individu 83,89%., Siklus II aktivitas siswa secara klasikal mencapai 89,97%, dan tes individu 93,52% . Analisis ketuntasan hasil belajar pada siklus I tes akhir mencapai 97,41%, pada siklus II tes akhir mencapai 98,15%. Berdasarkan analisis ketuntasan hasil belajar pada siklus II tersebut, siswa kelas II telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal. Kelas dikatakan tuntas belajar bila terdapat minimal 75% yang telah mencapai skor ≥ 65. Kesimpulan dari penelitian ini adalah siswa mengalami peningkatan aktivitas dan hasil belajar pada materi perkalian. Penerapan metode bermain dengan media kartu bilangan ini dapat memberikan siswa memahami materi perkalian yang telah dipelajari melalui kegiatan atau belajar kelompok, dan mengakibatkan hasil belajar siswa menjadi meningkat.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries070210204436;
dc.subjectPEMBELAJARAN QUANTUM TEACHINGen_US
dc.titlePENERAPAN METODE BERMAIN KARTU BILANGAN DALAM PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PERKALIAN UNTUK SISWA KELAS II SDN KARANG KEDAWUNG 01 JEMBER TAHUN AJARAN 2009/2010en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record