Show simple item record

dc.contributor.authorADI HANDONO
dc.date.accessioned2014-01-18T05:08:58Z
dc.date.available2014-01-18T05:08:58Z
dc.date.issued2014-01-18
dc.identifier.nimNIM030710101213
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/16881
dc.description.abstractDidalam dunia perdagangan khususnya dalam dunia periklanan dan pemasaran, merek memegang peranan yang sangat penting karena publik sering mengkaitkan suatu imej, kualitas dan reputasi barang dan jasa dengan merek tertentu. Selama ini banyak anggapan dari pengusaha kecil dan menengah bahwa proses pendaftaran merek terlalu lama, biaya mahal, dan birokrasi yang rumit. Permintaan pendaftaran merek dagang itu sebenarnya mudah asalkan pemohon menyiapkan segala persyaratan yang dibutuhkan. Undang-Undang Merek No. 15 Tahun 2001 telah mengatur dengan rinci proses dan waktu pendaftaran sebuah merek dagang untuk memberikan kepastian bagi pemohon. Akan tetapi tidak jarang merek dagang yang telah didaftarkan dibatalkan dan dicoret dari daftar umum merek oleh Direktorat Jenderal HaKI atas permintaan pihak-pihak yang berkepentingan berdasarkan alasan-alasan tertentu. Pihak-pihak tersebut antara lain pihak pemegang merek, pihak ke 3 (tiga), dan pihak yang dirugikan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries030710101213;
dc.subjectKAJIAN YURIDIS PEMBATALAN MEREK DAGANGen_US
dc.titleKAJIAN YURIDIS PEMBATALAN MEREK DAGANG YANG TELAH TERDAFTAR PADA DIREKTORAT JENDRAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI) OLEH PEMEGANG MEREK MENURUT UNDANG-UNDANG NO 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREKen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record