Analisis Yuridis Unsur Pasal Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Terhadap Pelaku Anak Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Berencana (Putusan Nomor : 12/Pid.Sus-Anak/2017/Pn.Jmr)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Hukum

Abstract

Putusan Nomor 12/Pid.Sus/2017/Pn.Jmr mengenai kasus tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan oleh 3 orang berusia (15 tahun). Dalam dakwaan penuntut umum pada kasus tersebut, pelaku adalah seorang anak dan perbuatannya merupakan suatu tindak pidana pembunuhan berencana dengan bentuk dakwaan kombinasi. Primair Pasal 340 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, Subsidair Pasal 338 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, “Atau” kepada Pasal 80 ayat (3) UU No. 35 Tahun 2014.Sehingga Perumusan Masalah sebagai berikut : (1) Apakah dakwaan Penuntut Umum pada putusan Nomor: 12/Pid.Sus Anak/2017/PN.Jmr sudah sesuai dengan perbuatan terdakwa? (2) Apakah Putusan Nomor: 12/Pid.Sus-Anak/2017/PN.Jmr yang menyatakan terdakwa melakukan tindak pidana pembunuhan berencana pasal 340 KUHP bertentangan dengan Asas Lex Spesialis Derogate Legi Generali. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk memahami kesesuaian perbuatan terdakwa dalam surat dakwaan JPU pada subjek hukum seorang anak dan mengetahui pertimbangan hakim terkait Asas Lex spesialis Derogate Legi Generali dalam Putusan Nomor 12/Pid.Sus-Anak/2017/PN.Jmr. Metode penelitian yang digunakan di dalam penyusunan skripsi ini adalah metode penelitian hukum normatif, dengan tipe penelitian yuridis normative (legal research). Pendekatan masalah yang digunakan adalah pendekatan perundang undangan (statue approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, meliputi Kitab Undang Undang Hukum Pidana, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan Putusan Nomor 12/Pid.Sus-Anak/2017/PN.Jmr. dan bahan hukum sekunder yang meliputi karya tulis, buku teks, jurnal, kamus dan lain-lain yang terkait dengan isu permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini. Kesimpulan: Pertama, Dakwaan Penuntut Umum tidak sesuai dengan perbuatan terdakwa, karena pelaku seorang anak merumuskan dakwaan dari yang khusus kemudian yang umum sebagai berikut, dakwaan ke-satu : Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Perlindungan Anak, Ke-dua : Pasal 338 KUHP, Ke-tiga : Pasal 340 KUHP. Kedua, Berdasarkan Putusan Nomor : 12/Pid.Sus-Anak/2017/PN.Jmr tidak bertentangan dengan Asas Lex Spesialis Derogate Legi Generali, karena secara materiil terdakwa melakukan Tindak Pidana Pembunuhan Berencana yang diatur dalam Pasal 340 KUHP, maka diberlakukan peraturan perundang-undangan yang umum yakni kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Kasus Terdakwa Hari Wahyu, Muhammad Tantra Ardiansyah Romadhoni, David Tri Widya merupakan tindak pidana pembunuhan berencana, sehingga Jaksa Penuntut Umum dalam merumuskan dakwaan telah cermat, teliti dan bijaksana dalam menganalisa sebuah kasus terhadap perbuatan terdakwa, tidak hanya itu dakwaan tersebut juga memperhatikan dan mempertimbangkan Asas Lex Spesialis Derogate Legi Generali sebagai dasar maka putusan tersebut telah mencerminkan keadilan kepastiaan dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Description

:: Finalisasi file repositori 28 September 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By