Determinan Produktivitas Tenaga Kerja Disabilitas pada Sektor Pertanian di Pulau Jawa
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini menganalisis determinan produktivitas tenaga kerja disabilitas pada sektor pertanian di lima provinsi Pulau Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Banten), dengan fokus pada pengaruh pendidikan, pengalaman kerja, tenure (durasi kerja pada pekerjaan saat ini), dan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori berdasarkan data cross section dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi tertentu, sehingga diperoleh 132 observasi tenaga kerja penyandang disabilitas fungsional kategori parah yang bekerja di sektor pertanian. Model penelitian mengacu pada fungsi pendapatan Mincer dan diestimasi menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS), dengan logaritma natural upah per jam sebagai proksi produktivitas. Hasil estimasi menunjukkan bahwa pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas, pengalaman kerja membentuk pola nonlinear inverted U-shape dengan titik balik pada 33,8 tahun, dan tenure berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, jenis kelamin tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas. Model regresi dinyatakan layak dengan nilai Adjusted Rsquared sebesar 0,2049. Temuan ini menegaskan pentingnya investasi human capital, khususnya pendidikan dan akumulasi pengalaman kerja spesifik, dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja disabilitas di sektor pertanian, sekaligus menjadi dasar rekomendasi kebijakan inklusi ketenagakerjaan yang lebih terarah.
Description
Finalisasi Rudy k
