Uji Aktivitas Fraksi Etanol Daun Kopi Robusta terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah pada Mencit yang Diinduksi Streptozotosin
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Prevalensi diabetes melitus yang terus meningkat serta penggunaan obat antidiabetes sintetik dalam jangka panjang yang berpotensi menimbulkan efek samping mendorong pengembangan terapi alternatif berbasis bahan alam. Salah satu bahan alam yang berpotensi dikembangkan adalah daun kopi robusta (Coffea canephora), yang secara tradisional dimanfaatkan sebagai minuman kawa daun dan diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi berperan dalam pengendalian kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antidiabetes fraksi etanol daun kopi robusta terhadap penurunan kadar glukosa darah pada mencit diabetes yang diinduksi streptozotosin, menentukan dosis optimal, serta mengidentifikasi senyawa aktif potensial melalui pendekatan in silico. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan desain true experimental menggunakan rancangan pretest–posttest control group. Hewan uji yang digunakan adalah mencit jantan galur Balb/C yang dibagi ke dalam kelompok normal, kontrol negatif (CMC Na 1%), kontrol positif (glibenklamid 0,325 mg/kgBB), serta tiga kelompok perlakuan yang diberikan fraksi etanol daun kopi robusta dengan dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB. Diabetes melitus diinduksi menggunakan streptozotosin dosis 120 mg/kgBB, dan perlakuan diberikan secara oral selama 14 hari. Kadar glukosa darah diukur sebelum dan setelah perlakuan, kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji One Way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji post hoc Least Significant Difference (LSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etanol daun kopi robusta dosis 100 dan 200 mg/kgBB mampu menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan dibandingkan kontrol negatif, dengan penurunan terbesar pada dosis 200 mg/kgBB yang juga menunjukkan efektivitas lebih baik dibandingkan kontrol positif. Sebaliknya, pemberian dosis 400 mg/kgBB tidak menunjukkan efek hipoglikemik yang optimal. Analisis in silico menggunakan metode molecular docking menunjukkan bahwa beberapa senyawa bioaktif dalam fraksi etanol daun kopi robusta memiliki afinitas ikatan yang kuat terhadap reseptor target yang berperan dalam mekanisme diabetes melitus. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa fraksi etanol daun kopi robusta berpotensi sebagai terapi tambahan antidiabetes dengan dosis optimal 200 mg/kgBB, serta memerlukan penelitian lanjutan terkait keamanan dan mekanisme kerjanya.
Description
Finalisasi Maya_16 Agustus 2026
