Konflik dan Resolusi Konflik Antara Orang Tua dengan Anak dan Menantu pada Keluarga Generasi Sandwich Berpendapatan Rendah

Abstract

Penelitian ini mengkaji keluarga generasi sandwich berpendapatan rendah yang menghadapi tekanan ekonomi sehingga harus memenuhi kebutuhan dua generasi sekaligus, yaitu keluarga inti dan orang tua lanjut usia di Desa Dawuhan, Kecamatan Situbondo. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus diterapkan untuk menggali pengalaman mendalam dua informan pokok dari keluarga generasi sandwich. Hasil penelitian mengungkap bahwa konflik dalam keluarga dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu rendahnya kondisi ekonomi, perbedaan cara pandang dan cara mengungkapkan emosi, serta konflik peran dalam menjalankan tanggung jawab keluarga. Adapun resolusi konflik dilakukan melalui pemberian nasihat sebagai bentuk rekonsiliasi setelah konflik terjadi, pemberian dukungan emosional dengan mendengarkan dan menenangkan anggota keluarga, serta pemberian bantuan ekonomi sesuai kemampuan keluarga. Temuan penelitian menunjukkan bahwa resolusi konflik yang dilakukan belum sepenuhnya menghilangkan konflik, namun mampu meredakan ketegangan, memperbaiki komunikasi antaranggota keluarga, serta mempertahankan keharmonisan hubungan dalam keluarga generasi sandwich berpendapatan rendah.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 05 Agustus 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By