Analisis Komoditas Tanaman Pangan Unggulan di Kabupaten Mojokerto
Abstract
Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu produksi tanaman pangan yang mengalami fluktuasi dari tahun 2018 sebesar 6.733.503 ribu ton hingga ditahun 2022 menurun sebesar 692.012 ribu ton. Meskipun mengalami penurunan produksi, kontribusi sektor tanaman pangan kabupaten Mojokerto lebih besar dibanding sub sektor tanaman lain yaitu sebesar 37,06%. Kondisi tersebut terjadi salah satunya dari penurunan luas lahan yang mengakibatkan nilai produksi mengalami fluktuasi. Hal ini dikarenakan belum adanya pengetahuan tentang tanaman pangan basis di Kabupaten Mojokerto, padahal komoditas tanaman pangan memiliki potensi dalam mengembangankan komoditas unggulan. Oleh karena itu komoditas tanaman pangan di Kabupaten Mojokerto berjalan tidak efisien.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditas tanaman pangan yang teridentifikasi tanaman basis di Kabupaten Mojokerto, rasio pertumbuhan komoditas tanaman pangan di Kabupaten Mojokerto, serta mengetahui klasifikasi tanaman pangan unggulan di Kabupaten Mojokerto. Data yang digunakan merupakan data BPS produksi tanaman pangan Kabupaten Mojokerto dan Provinsi Jawa Timur. Metode analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis Loqation Question (LQ), analisis Metode Rasio Pertumbuhan (MRP), serta analisis tipologi klassen.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa komoditas pangan unggulan yang menjadi basis di Kabupaten Mojokerto ditinjau berdasarkan indikator produksi komoditas tanaman pangan selama 2018-2022 adalah padi, ubi jalar dan kacang hijau. Selanjutnya, pertumbuhan produksi tanaman pangan di Kabupaten Mojokerto berdasarkan hasil analisis Metode Rasio Pertumbuhan (MRP), komoditas padi, jagung, kedelai dan ubi jalar memiliki nilai positif (+) berarti bahwa komoditas tersebut lebih tinggi atau dapat dikatakan lebih menonjol pertumbuhannya dari Provinsi Jawa Timur. Klasifikasi tanaman pangan di Kabupaten Mojokerto berdasarkan hasil dari analisis Tipologi Klassen terhadap indikator nilai LQ, RPr dan RPs menunjukkan bahwa komoditas padi dan ubi jalar merupakan komoditas maju dan tumbuh pesat di Kabupaten Mojokerto. Selanjutnya komoditas jagung dan kedelai merupakan komoditas yang berkembang cepat dan potensial di Kabupaten Mojokerto. Komoditas kacang hijau merupakan komoditas berkembang tapi tertekan, selanjutnya komoditas kacang tanah dan ubi kayu merupakan komoditas yang berada relatif tertinggal.
Collections
- UT-Faculty of Agriculture [4334]