Show simple item record

dc.contributor.authorEla Widayanti Purwaningsih
dc.date.accessioned2013-12-24T03:21:31Z
dc.date.available2013-12-24T03:21:31Z
dc.date.issued2013-12-24
dc.identifier.nimNIM080910301054
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12074
dc.description.abstractKesehatan adalah hak asasi sekaligus investasi, dimana semua warga negara berhak atas pelayanan kesehatan. Untuk itu diperlukan penyelenggaran sistem yang mengatur pembiayaan dan pelayanan kesehatan dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan yang layak melalui Jamkesmas sebagai program bantuan sosial untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu. Program ini diselenggarakan secara nasional agar terjadi subsidi silang dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat miskin. Melalui program Jaminan Kesehatan Masyarakat diharapkan masyarakat miskin memperoleh akses pelayanan kesehatan yang yang lebih baik terutama bagi masyarakat miskin agar memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas, sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan kesehatan yang di programkan pemerintah melalui program layanan kesehatan yang khusus di sediakan bagi masyarakat miskin. Oleh karena pelayanan kesehatan tersebut merupakan pelayanan kesehatan yang banyak diminati oleh masyarakat karena merupakan pelayanan kesehatan gratis yang dikhususkan untuk masyarakat miskin. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana presepsi masyarakat terhadap pelayanan kesehatan masyarakat yang cenderung murah dan terjangkau sehingga dapat diketahui manfaat yang dirasakan oleh masyarakat dengan adanya Jaminan Kesehatan Masyarakat tersebut sehingga dapat diketahui pelayanan yang diberikan oleh petugas di RSUD Genteng kepada pasien yang menggunakan Jamkesmas maupun yang Non Jamkesmas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitiannya adalah deskriptif, dengan penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan metode purpusive dan menemukan 4 informan pokok yaitu pasien pengguna Jamkesmas dan 4 informan tambahan yaitu pasien dari Non Jamkesmas dan petugas administrasi Rumah sakit. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi observasi non partisipan, wawancara mendalam yang bersifat tidak terstruktur dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data menurut Bogdan dan Biklen dalam Moleong Lokasi penelitian ini diambil di RSUD Genteng Kabupaten Banyuwangi dikarenakan Banyuwangi sebagai salah satu kabupaten yang mengalami peningkatan pasien pengguna Jamkesmas sehingga diharapkan pelayanan kesehatan yang ditujukan khusus untuk masyarakat miskin tersebut dapat dilaksanakan sesuai harapan, akan tetapi masih banyak ditemukan adanya pelayanan yang terkesan kurang peduli bahkan terdapat perbedaan pelayanan yang diberikan oleh Rumah Sakit kepada pasien yang menggunakan Jamkesmas. RSUD Genteng sebagai salah satu penyedia layanan Jamkesmas di Banyuwangi yang mendapat poling tertinggi dalam report prngaduan masyarakat di Banyuwangi, sehingga penulis tertarik untuk meneliti tentang presepsi masyarakat pengguna Jamkesmas di RSUD Genteng-Kabupaten Banyuwangi.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries. 080910301054;
dc.subjectPresepsi, pelayanan Jamkesmasen_US
dc.titlePembahasan dalam penelitian ini mencakup Proses bagi hasil di akhir periode kerja Dalam pembahasan berdasar cakupan diatas, dapat disimpulkan sebagai berikut : pembagian bagi hasil ditekankan kepda dua hal,yakni harian dan bulanan. Harian mencakup bagi hasil dengan istilah uang makan, pakek laut, pacokan, bagi rosak, begi kancah kabbi, atasan dan bawahan. Sedangkan bagi hasil bulanan mencakup bagianen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record