Analisis Heterogenitas Spasial Ketahanan Pangan pada Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya : GWR-Panel
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Ketahanan pangan di wilayah Papua Barat masih berada pada kondisi yang rentan dikarenakan ketersediaan pangan lokal, aksesibilitas fisik, serta daya beli rumah tangga yang bervariasi secara signifikan antar kabupaten dan kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh produksi beras, infrastruktur jalan, dan pendapatan pekerja terhadap pembentukan ketahanan pangan pada 13 kabupaten/kota di Papua Barat dan Papua Barat Daya. Penelitian ini menggunakan data sekunder berstruktur panel yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pangan Nasional periode 2018–2025, serta mengaplikasikan pendekatan regresi panel terboboti secara geografis (geographically weighted regression- panel) untuk menangkap variasi spasial tingkat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi beras memperkuat ketahanan pangan secara signifikan, terutama di Kabupaten Kaimana, Teluk Bintuni, Manokwari, Sorong Selatan, Manokwari Selatan, dan Pegunungan Arfak. Infrastruktur jalan memberikan kontribusi yang paling nyata di Kabupaten Manokwari Selatan, Sorong, dan Kota Sorong, sedangkan faktor pendapatan pekerja menunjukkan peranan penting di Kabupaten Manokwari, Sorong, Raja Ampat, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Kota Sorong. Pola-pola tersebut mengindikasikan bahwa kebijakan ketahanan pangan tidak dapat bergantung pada satu bentuk intervensi yang seragam. Peningkatan produktivitas pertanian, konektivitas jalan, serta daya beli rumah tangga perlu diprioritaskan secara spesifik dengan menyesuaikan pada karakteristik ekonomi dan geografis dari masing-masing wilayah.
Description
:: Finalisasi file repositori 20 Juli 2026_Kurnadi
