Show simple item record

dc.contributor.authorSATRIYANSYAH, Abdul
dc.date.accessioned2023-03-30T01:15:08Z
dc.date.available2023-03-30T01:15:08Z
dc.date.issued2022-10-25
dc.identifier.nim182110101128en_US
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/113998
dc.description.abstractFaktor Yang Berhubungan Dengan Penerapan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin Pada Bengkel Motor X (Studi di Kecamatan Sumbersari dan Patrang Kabupaten Jember); Abdul Satriyansyah; 182110101128; 2022; 91 halaman; Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember. Penerapan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin (5R) merupakan metode kerja yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja berkualitas sehingga meningkatkan produktivitas dan mencegah kecelakaan kerja. Salah satu tempat kerja yang menerapkan 5R adalah bengkel servis motor. Bengkel servis motor merupakan tempat kerja yang cukup kompleks sehingga diperlukan penerapan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin (5R) untuk dapat menjaga kondisi peralatan tetap dalam kondisi optimal. Kecamatan Sumbersari dan Patrang Kabupaten Jember merupakan beberapa kecamatan yang terdapat Bengkel Motor X di Kota Jember. Setiap Bengkel Motor X pada kedua kecamatan tersebut mampu melayani servis sebanyak sebanyak 300 hingga 600 unit per bulan. Dalam praktiknya masih terdapat beberapa pekerja yang tidak menerapkan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin (5R) dengan baik hal tersebut dapat terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti karakteristik individu, persepsi terhadap lingkungan kerja, dan manajemen 5R. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik individu, persepsi kualitas lingkungan kerja dan manajemen terhadap penerapan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin (5R) pada Bengkel Motor X di Kecamatan Sumbersari dan Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional yang dilakukan pada pekerja Bengkel Motor X di Kecamatan Sumbersari dan Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 47 orang dengan sampel sebanyak 42 pekerja. Variabel bebas dalam penelitian ini meliputi karakteristik individu (usia, masa kerja, tingkat pendidikan), manajemen 5R, dan persepsi kualitas lingkungan kerja, sedangkan variabel terikatnya yaitu penerapan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin (5R). Teknik pengumpulan data berupa wawancara menggunakan lembar kuesioner dan observasi menggunakan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji korelasi spearman dikatakan berhubungan jika jika p value < 0,05, kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk tabel serta narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pekerja Bengkel Motor X berusia 35-44 tahun (61,9%), memiliki masa kerja ≤5 tahun (52,4%) dan memiliki tingkat pendidikan akhir SMA (88,1%). Sebagian besar pekerja juga menganggap manajemen 5R termasuk dalam kategori baik (83,3%) dan mayoritas pekerja memiliki persepsi lingkungan kerja dengan kategori baik (85,7%). Hasil penerapan 5R sebagian besar termasuk dalam kategori sangat baik (60%). Hasil korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0,034), tingkat pendidikan (p=0,040), manajemen 5R (p=0,011) dan persepsi kualitas lingkungan (p=0,031). Variabel masa kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan (p=0,222). Kesimpulan penelitian ini yaitu karakteristik individu (usia dan tingkat pendidikan), manajemen 5R dan persepsi lingkungan kerja memiliki hubungan signifikan dengan penerapan ringkas, rapi, resik, rawat, rajin (5R). Saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian yaitu pemilik Bengkel Motor X diharapkan memberikan prosedur tertulis tentang 5R, melakukan pengecekan secara berkala, memperbarui sarana prasarana, evaluasi secara rutin dan memberi pelatihan atau sosialisasi secara berkala serta menerapkan reward dan punishment agar pekerja dapat disiplin menerapkan 5R. Bagi pekerja agar lebih disiplin dalam menerapkan ringkas, rapi, resik, rawat, rajin (5R), meletakan kembali peralatan yang telah digunakan, membersihkan pit atau area kerja secara disiplin dan saling mengingatkan antar rekan kerja untuk selalu mematuhi penerapan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin (5R). Bagi peneliti selanjutnya perlu dilakukan penelitian mengenai beberapa faktor yang turut mempengaruhi penerapan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin seperti motivasi kerja, sikap dan pelatihan serta dikaitkan dengan variabel lain seperti kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.en_US
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama: Reny Indrayani, S.KM., M.KKK Dosen Pembimbing Anggota: dr. Ragil Ismi Hartanti, M.Scen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakaten_US
dc.subjectPENERAPAN RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN (5R)en_US
dc.subjectBENGKEL MOTOR Xen_US
dc.titleFaktor yang Berhubungan dengan Penerapan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin pada Bengkel Motor X (Studi di Kecamatan Sumbersari dan Patrang Kabupaten Jemberen_US
dc.typeSkripsien_US
dc.identifier.prodiIlmu Kesehatan Masyarakaten_US
dc.identifier.pembimbing1Reny Indrayani, S.KM., M.KKKen_US
dc.identifier.pembimbing2dr. Ragil Ismi Hartanti, M.Scen_US
dc.identifier.validatorKacung-28 Desember 2022en_US
dc.identifier.finalizationTaufiken_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record