Edukasi Kompres Hangat pada Low Back Pain dengan Pemeliharaan Kesehatan Tidak Efektif di Wilayah Kerja Puskesmas Sukodono
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Low back pain merupakan gangguan muskuloskeletal yang ditandai dengan nyeri pada daerah punggung bawah akibat posisi kerja yang tidak ergonomis, aktivitas fisik berulang, dan kebiasaan membungkuk dalam waktu lama. Kondisi ini dapat menyebabkan keterbatasan aktivitas serta menimbulkan masalah keperawatan pemeliharaan kesehatan tidak efektif akibat kurangnya pengetahuan dan dukungan keluarga dalam perawatan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah kompres hangat untuk membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi edukasi kompres hangat pada pasien low back pain dengan masalah pemeliharaan kesehatan tidak efektif di wilayah kerja Puskesmas Sukodono.
Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan satu partisipan keluarga yang mengalami low back pain di wilayah kerja Puskesmas Sukodono. Partisipan berusia di atas 30 tahun, memiliki minimal 80% tanda dan gejala mayor pemeliharaan kesehatan tidak efektif sesuai SDKI, mengalami nyeri sedang dengan skala 4–6 berdasarkan Numeric Rating Scale (NRS), kooperatif, dan bersedia menjadi partisipan. Intervensi yang diberikan berupa edukasi kesehatan dan implementasi kompres hangat selama 14 hari dengan 3 kali kunjungan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi.
Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Tn. S mengalami masalah pemeliharaan kesehatan tidak efektif ditandai dengan kurang memahami perilaku sehat, tidak mampu melakukan perawatan nyeri secara tepat, masih bekerja dengan posisi membungkuk dalam waktu lama, serta kurang memanfaatkan fasilitas kesehatan. Setelah dilakukan implementasi kompres hangat dan edukasi kesehatan selama 3 kali kunjungan, terjadi peningkatan kemampuan pasien dalam memelihara kesehatan. Nyeri punggung bawah menurun dari skala 5 (sedang) menjadi 1 (ringan), pasien mampu melakukan kompres hangat secara mandiri, mulai memperbaiki postur tubuh saat bekerja, serta keluarga mulai memberikan dukungan dalam perawatan kesehatan. Implementasi kompres hangat efektif dalam meningkatkan pemeliharaan kesehatan dan menurunkan nyeri pada pasien low back pain.
Description
Finalisasi 9 Juli 2026_Yudi
