Implementasi Cylindrical Grip pada Pasien Stroke Iskemik yang Mengalami Gangguan Mobilitas Fisik di RSUD dr. Haryoto Lumajang

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Stroke iskemik merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan yang dapat menimbulkan gangguan mobilitas fisik akibat kelemahan otot dan keterbatasan pergerakan. Salah satu Intervensi yang dapat dilakukan yakni latihan menggenggam benda berbentuk silinder atau cylindrical grip. Tujuan tugas akhir ini yakni menampilkan implementasi cylindrical grip pada pasien stroke iskemik yang mengalami gangguan mobilitas fisik di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang. Penelitian menggunakan desain studi kasus. Partisipan dalam penelitian merupakan pasien stroke iskemik yakni Tn.M 73 tahun, mengalami gangguan mobilitas fisik di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang, composmentis, menyetujui informed consent, dan tidak mengalami tiger finger. Hasil penelitian menunjukkan Partisipan memenuhi 100% tanda gejala mayor meliputi partisipan mengatakan sulit menggerakan ekstermitas kanan, kekuatan otot menurun 1,2 kg diukur menggunakan hand dynamometer, rentang gerak menurun, dan tanda minor yaitu gerakan terbatas, dan fisik lemah. Implementasi yang diterapkan adalah latihan cylindrical grip yang diberikan dengan durasi 10 menit setiap sesi sebanyak 2x/hari pagi dan sore. Setelah implementasi selama 4 hari, tujuan tercapai kekuatan otot meningkat menjadi 2,4 kg, rentang gerak ROM meningkat pada pergelangan tangan sudah bisa sedikit flexi, gerakan terbatas menurun Tn.M tampak melakukan gerakan pada tangan kanan dengan menggenggam tissue secara mandiri, kelemahan fisik pada ekstermitas atas kanan menurun Tn.M dapat aktif menggerakan jari. Dari hasil data tersebut disimpulkan bahwa latihan cylindrical grip dapat meningkatkan kekuatan otot dan fungsi motorik pasien stroke iskemik, sehingga intervensi ini diharapkan dapat diterapkan oleh perawat. Peneliti menyarankan agar pasien melakukan latihan lebih teratur lagi, dan bagi peneliti selanjutnya latihan ini dapat dilakukan lebih lama untuk pemulihan yang lebih baik.

Description

Validasi file repositori 09 Juli 2026_Firli

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By