Show simple item record

dc.contributor.authorRONDHI, M. Rondhi
dc.contributor.authorKHASAN, Ahmad Fatikhul
dc.date.accessioned2022-08-01T04:53:20Z
dc.date.available2022-08-01T04:53:20Z
dc.date.issued2020-12-01
dc.identifier.govdocKODEPRODI1510601#Agribisnis
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/108640
dc.description.abstractHasil Sensus Pertanian 2013 menunjukkan bahwa jumlah rumah tangga yang bergerak dalam bidang pertanian sebesar 26,14 juta turun 16,32% selama satu dekade. Hal ini berdampak pada peningkatan kepemilikan rata-rata lahan petani dari 0,35ha pada tahun 2003 menjadi 0,85ha pada tahun 2013 (BPS, 2013). Perubahan lahan ini merupakan perubahan rata-rata dari seluruh propinsi di Indonesia. Khusus di Jawa, perubahan kepemilikan lahan tidak terlalu signifikan dari 0,128ha menjadi 0,306ha. Ukuran kepemilikan lahan tersebut masih tergolong relatif kecil. Ditambah lagi, kepemilikan lahan tersebut tidak terdistribusi secara merata pada masing-masing rumah tangga petani, sehingga ada sebagian petani yang memiliki lahan luas, dan sebaliknya. Sebagian petani lainnya memiliki lahan sempit.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUNEJ Pressen_US
dc.subjectKelembagaan Agribisnis: Pendekatan Model Kontraken_US
dc.titleKelembagaan Agribisnis: Pendekatan Model Kontraken_US
dc.typeBooken_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record