Implementasi IndoBERT dengan Data Augmentation pada Deteksi Ujaran Kebencian Bahasa Indonesia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Ilmu Komputer
Abstract
Ujaran kebencian di media sosial merupakan salah satu permasalahan yang
dapat menimbulkan dampak negatif bagi individu maupun masyarakat. Penelitian
ini bertujuan untuk mengimplementasikan model IndoBERT dalam mendeteksi
ujaran kebencian berbahasa Indonesia serta menganalisis pengaruh penerapan data
augmentation menggunakan metode Synonym Replacement berbasis IndoWordNet
terhadap performa model. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, data
augmentation, pembagian dataset, dan fine-tuning model IndoBERT. Evaluasi
model dilakukan menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score..
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model IndoBERT mampu melakukan
klasifikasi ujaran kebencian dengan baik. Model tanpa augmentasi menghasilkan
performa terbaik dengan nilai accuracy sebesar 88,81%, precision 87,50%, recall
88,95%, dan F1-score. 88,08%. Sementara itu, model dengan augmentasi
memperoleh accuracy sebesar 88,11%, precision 87,00%, recall 87,00%, dan F1
score. 87,00%.
Penerapan data augmentation berhasil menyeimbangkan distribusi data
pelatihan melalui penambahan data pada kelas minoritas, namun belum mampu
meningkatkan performa model pada dataset yang digunakan. Berdasarkan hasil
tersebut, dapat disimpulkan bahwa IndoBERT efektif untuk mendeteksi ujaran
kebencian berbahasa Indonesia, sedangkan keberhasilan data augmentation sangat
dipengaruhi oleh kualitas dan kesesuaian data hasil augmentasi terhadap
karakteristik dataset.
Description
Appproved by Teddy
