Kedudukan Anak Tiri Terhadap Harta Kekayaan Orang Tua Tirinya Menurut Hukum Waris Adat Jawa Di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember

DSpace/Manakin Repository

Show simple item record

dc.contributor.author Risty Deo Dahara, Rozhy
dc.contributor.author Rato, Dominikus
dc.contributor.author Sriono, Edy
dc.date.accessioned 2014-08-15T08:06:39Z
dc.date.available 2014-08-15T08:06:39Z
dc.date.issued 2013
dc.identifier.uri http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/58922
dc.description.abstract Dalam Pasal 171 huruf a Kompilasi Hukum Islam menyebutkan bahwa : Hukum kewarisan adalah hukum yang mengatur hubungan pemindahan hak pemilikan harta peninggalan (tirkah) pewaris, menentukan siapa-siapa yang berhak menjadi ahli waris dan berapa bagiannya masing-masing. Pada dasarnya, anak tiri hanya memiliki hubungan kewarisan dan keperdataan dengan orang tua sedarah. Adanya hubungan dengan orang tua sedarah tersebut dibuktikan dengan akta kelahiran yang otentik yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang. Terkait dengan sistem kewarisan adat terdapat beberapa permasalahan yang sampai saat ini masih menjadi perdebatan yaitu berkaitan dengan kedudukan anak tiri terhadap harta warisan orang tua tirinya jika ada saudara tiri atau tidak ada saudara tirinya menurut Hukum Waris Adat Jawa khususnya di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. en_US
dc.publisher UNEJ en_US
dc.relation.ispartofseries Artikel Ilmiah Mahasiswa;
dc.subject Anak Angkat en_US
dc.subject Warisan en_US
dc.subject Hukum Waris Adat Jawa en_US
dc.title Kedudukan Anak Tiri Terhadap Harta Kekayaan Orang Tua Tirinya Menurut Hukum Waris Adat Jawa Di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • SRA-Law [296]
    Koleksi Artikel Hasil Penelitian Mahasiswa S1 Bidang Hukum (FH)

Show simple item record

Pencarian


Browse

My Account