Repository Universitas Jember

Digital service that collects, preserves, and distributes digital material. Repositories are important tools for preserving an organization's legacy; they facilitate digital preservation and scholarly communication.

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 5 of 9

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    Persebaran Keanekaragaman Mesofauna Tanah di Bawah Tegakan Sengon Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember
    (Fakultas Pertanian, 2024-09-03) Devi Mauludina
    Keanekaragaman mesofauna tanah dapat dijadikan tolak ukur ekologi tanah pada suatu wilayah. Namun, keberedaan mesofauna tanah dipengaruhi oleh sifat fisik tanah, kimia tanah, dan vegetasi yang menaunginya. Lahan yang berada di Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember yang bervegetasi sengon seluas 1.181 ha yang mempengaruhi keragaman mesofauna tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran mesofauna tanah di bawah tegakan sengon Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember. Metode penelitian menggunakan ekstraksi tanah menggunakan alat modifikasi Berlese Tullgren Funnel. Analisis sifat fisik diantaranya berat volume tanah (gravimetri), berat jenis partikel tanah (piknometri), porositas total tanah (persamaan rumus), dan tekstur tanah (hidrometri). Untuk analisis kimia tanah yaitu C-Organik (kurmis). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 jenis penemuan mesofauna tanah berdasarkan ordo diantaranya Acarina, Collembola, Diplura, Symphyla, Pseudoscorpiones, Diplopoda, Isopoda, Coleoptera, Hymenoptera, dan Enchytraidae. Jumlah populasi terbesar ditemukan pada lokasi 7 sebesar 225 individu/m2 . Jumlah populasi terkecil ditemukan pada lokasi 8 yaitu 30 individu/m2 . Kemudian didapatkan indeks keanekaragaman mesofauna tanah rendah hingga sedang pada seluruh lokasi. Suhu tanah memiliki rentan 22℃ hingga 24℃. Hasil analisis sifat fisik menunjukkan berat volume tanah memiliki rentan 0.8 g/cm3 hingga 1 g/cm3 dan berat jenis partikel tanah memiliki rentan 2.2 g/cm3 hingga 2.4 g/cm3 . Porositas total tanah memiliki rentan 55% hingga 63%. Tekstur yang terbentuk dimulai yaitu sandy loam dan loamy sand. Hasil analisis sifat kimia menunjukkan C-Organik memiliki rentan sangat rendah hingga rendah. pH tanah menunjukkan netral hingga masam. Hasil korelasi antara indeks keanekaragaman mesofauna tanah dengan sifat fisik dan kimianya menunjukkan tidak adanya hubungan antara indeks keanekaragaman mesofauna tanah dengan suhu tanah (-0.007), C-Organik tanah (0.438), berat volume tanah (-0.63), berat jenis partikel tanah (0.112), dan porositas total tanah (0.598). Namun, adanya hubungan dengan pH tanah (-0.732). Persebaran indeks keanekaragaman mesofauna tanah rendah memiliki luas 285.69 ha dan sedang dengan luas lahan 796.35 ha.
  • Item type:Item,
    Pengaruh LKPD Berbasis Inkuiri Berbantuan Peta Vee terhadap Kemampuan Penalaran Ilmiah Siswa pada Pembelajaran IPA di SMP
    (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2025-01-15) Elmi Yuniarti
    Pendidikan abad 21 mendorong peserta didik untuk aktif terlibat dalam proses belajar, yang berarti pembelajaran harus difokuskan pada siswa dengan pendekatan kolaboratif, kontekstual, dan terintegrasi. Salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah penalaran ilmiah. Proses berpikir ilmiah menjadi tuntutan bagi peserta didik dalam menyelesaikan berbagai masalah. Kemampuan berpikir ilmiah sangat krusial untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Dalam pembelajaran sains, penalaran ilmiah digunakan untuk mempersiapkan siswa agar siap menghadapi tantangan global. Faktanya kegiatan pembelajaran kurang mengintegrasikan aktivitas penalaran ilmiah. Selain itu, penyebab rendahnya kemampuan penalaran ilmiah siswa adalah pembelajaran yang kurang sesuai, perlunya perbaikan dalam desain pembelajaran seperti model atau metode pembelajaran yang disesuaikan untuk melatih aktivitas kemampuan penalaran ilmiah siswa. Oleh karena itu, peneliti bermaksud menggabungkan model dan bantuan yang sesuai untuk meningkatkan kemampuan penalaran ilmiah siswa dalam pembelajaran IPA, khususnya materi getaran, gelombang, dan cahaya. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengkaji pengaruh LKPD berbasis inkuiri berbantuan peta Vee terhadap kemampuan penalaran ilmiah siswa. Penelitian dilakukan di MTsN 2 Jember. Waktu pelaksanaan penelitian dilakukan di semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Populasi penelitian adalah seluruh kelas VIII dengan sampel terdiri dari dua kelas yang ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling. Jenis dan desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Pengumpulan data penelitian utama berupa tes yaitu pretest dan post-test untuk mengukur kemampuan penalaran ilmiah siswa kelas ix eksperimen dan kelas kontrol. Tes berisi 6 butir soal uraian materi getaran, gelombang, dan cahaya yang setiap butirnya mencakup satu aspek panalaran ilmiah. Data penelitian pendukung yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji normalitas yang dilanjutkan dengan uji beda dengan menggunakan uji independent sample t-test, kemudian dilanjutkan uji N-Gain untuk mengetahui seberapa besar peningkatan perlakuan
  • Item type:Item,
    Pengembangan Media Mobile Learning Berbasis HTML5 untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran IPAS
    (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2025-01-17) Elok Faiqotul Himmah
    Sejalan pada era perkembangan teknologi abad 21 kebutuhan Pendidikan semakin komplek. Konten pembelajaran abad 21 menuntut siswa mempunyai empat skill dasar yaitu Communicate, Criticall Thinking, Creative, dan Collaboration. Salah satu keterampilan yang dibutuhkan siswa dalam pemecahan masalah pembelajaran IPAS yaitu Criticall Thinking. Media digital merupakan salah satu unsur perangkat ajar yang berperan penting dalam meningkatkan kompetensi keterampilan berpikir kritis serta hasil belajar. Sebagai upaya untuk peningkatan tersebut agar proses pembelajaran semakin berkualis, interaktif dan bermakna media yang cocok dalam pembelajaran IPAS, yaitu media mobile learning berbasis HTML5. Media mobile learning memiliki desain berbasis aplikasi pada HP android maupun berbasis website. Hal ini akan membantu siswa belajar dimanapun dan kapanpun tanpa terbatas ruang dan waktu. Sementara dari hasil analisis data proses pembelajaran di sekolah masih sangat konvensional dan pembelajaran masih berpusat pada guru. Oleh sebab itu perlu adanya inovasi pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran mobile learning berbasis HTML5 dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan pengembangan media mobile learning berbasis HTML dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar dan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS sekolah dasar. Metode dalam penelitian ini menggunakan pengembangan atau Research and Development (R&D). Peneliti menggunakan pengembangan produk model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Subyek penelitian yaitu siswa kelas IV jenjang sekolah dasar pada dua lembaga yaitu SDN Yosowilangun Kidul 01 dan SDN Yosowilangun Kidul 03. Teknik pengumpulan ix data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis instrument angket, instrument validasi ahli, instrument kepraktisan dan data pretest-posstest. Hasil penelitian menunjukkanh tingkat validitas media mobile learning berbasis HTML5 didapatkan hasil rata-rata nilai 91,2 % yang dikategorikan “sangat valid”, selanjutnya uji kepraktisan media mobile learning berbasis HTML5 yang didapatkan hasil dari observasi keterlaksanaan oleh guru dengan presentase rerata 86,0% dan angket respon siswa dengan persentase rerata 89,0% dengan kategori “sangat praktis” artinya media layak digunakan dalam proses pembelajaran. Sedangkan pada uji keefektifan media mobile learning berbasis HTML5 dari data hasil belajar diperoleh hasil skor N-gain sebesar 0,72 dengan kategori “tinggi”. Analisis berpikir kritis diperoleh hasil skor N-gain sebesar 0,754 dengan kategori “tinggi”. Data tersebut menunjukkan analisis berdasarkan hasil uji N-gain score tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media mobile learning berbasis HTML5 dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS jenjang sekolah dasar. Berdasarkan data analysis hasil penilitian disimpulkan bahwa penggunaan media mobile learning berbasis HTML5 dalam pembelajaran IPAS menunjukkan kategori valid artinya media mobile learning berbasis HTML5 valid digunakan dalam pembelajaran. Media mobile learning berbasis HTML5 paga uji kepraktisan menunjukkan kategori praktis artinya media memberikan kemudahan dalam pembelajaran. Dan hasil uji keefektifan menunjukkan kategori tinggi pada hasin Ngain artinya media sangat efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajarabn IPAS jenjang sekolah dasar
  • Item type:Item,
    Pengaruh Green Product dan Green Promotion terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Generasi Z (Studi pada Ibukota Coffee di Denpasar)
    (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, 2025-07-10) Elmira Safanna Aulia Sholikhi
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green product dan green promotion terhadap keputusan pembelian konsumen generasi z pada coffee shop Ibukota Coffee di Denpasar. Generasi z dipilih karena memiliki kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan dan menjadi segmen pasar potensial dalam industri ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 96 responden yang merupakan konsumen coffee shop berusia 17-28 tahun. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green product dan green promotion berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap keputusan pembelian. Pada uji secara parsial terdapat perbedaan, green product diketahui memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan green promotion tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
  • Item type:Item,
    Hubungan Mekanisme Koping dengan Work-Family Conflict pada Perawat Perempuan yang Sudah Menikah di Karang Werda (Relationship between Coping Mechanism and Work-family Conflict of Married Female Nurses at RSD dr. Soebandi Jember)
    (Fakultas Keperawatan, 2025-07-22) Elok Latifatuz Zahro
    Perawat dalam melakukan perannya di rumah sakit dihadapkan dengan beban kerja. Beban kerja ini lebih berat pada perawat perempuan yang sudah menikah karena mereka akan mengalami peran ganda, selain menjalankan beban kerja di rumah sakit mereka juga harus menjalankan beban kerja di keluarga. Perawat dengan tuntutan pekerjaan yang berat dan kesulitan dalam membagi waktu untuk keluarga maupun waktu untuk pekerjaannya dapat memicu konflik yang disebut dengan work-family conflict. Work-family conflict yang tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan ketegangan pada individu karena mereka merasa tidak mempunyai sumber daya yang cukup ketika mencoba menyeimbangkan antara peran sebagai pekerja dengan peran di keluarga. Mekanisme koping akan membantu individu untuk melindungi atau menggantikan sumber daya yang terancam. Apabila individu tidak menerapkan mekanisme koping yang baik, maka sumber daya individu tersebut akan semakin menurun dan rentan mengalami konflik kerja keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan work-family conflict pada perawat perempuan yang sudah menikah di RSD dr. Soebandi Jember Penelitian ini berupa penelitian kuantitatif non-experimental dengan desain penelitian korelasional serta menggunakan metode pendekatan cross sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 104 perawat perempuan yang sudah menikah dan bekerja di Ruang Rawat Inap RSD dr. Soebandi Jember. Kuesioner yang digunakan yaitu kuesioner data demografi responden yang meliputi usia, masa kerja, lama pernikahan, jumlah anak, jabatan, pendidikan terakhir, jenis keluarga, pendapatan per bulan, serta agama; The Brief cope inventory oleh Siaputra et al., (2023) yang berisi 28 butir pernyataan untuk mengukur mekanisme koping, dan Work-family conflict scale oleh Regischa (2019) yang berisi 14 butir pernyataan untuk mengukur WFC.