Please use this identifier to cite or link to this item:
https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/125756
Title: | Gambaran Pelaksanaan 10T pada Antenatal Care (ANC) Terpadu di Wilayah Kerja Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember |
Authors: | PUTRI, Erin Verensia |
Keywords: | Antenatal Care (ANC) Terpadu Puskesmas Administrasi Kesehatan Kebijakan Kesehatan Kabupaten Jember |
Issue Date: | 19-Jun-2023 |
Publisher: | Fakultas Kesehatan Masyarakat |
Abstract: | WHO memperkirakan setiap harinya sekitar 810 ibu meninggal karena kehamilan dan persalinan dengan penyebab yang dapat dicegah, 94% dari semua kematian terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah (WHO, 2020). Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember merupakan puskesmas dengan AKI tertinggi pada tahun 2021 di Kabupaten Jember. Upaya untuk menurunkan angka kematian ibu salah satunya melalui program pelayanan antenatal care (ANC). Berdasarkan data laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember pada tahun 2021 terdapat cakupan K1 sebesar 103,64%, K4 sebesar 58,67 % masih belum memenuhi target 100%. Tidak tercapainya target K4 kunjungan ANC Terpadu dan terjadinya AKI pada wilayah kerja Puskesmas Sukowono dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pemeriksaan kunjungan ANC, serta konseling yang diberikan bidan kepada ibu hamil kurang lengkap sesuai dengan pedoman yang ada. Sehingga dalam pelaksanaan ANC Terpadu 10 T terdapat unsur konseling yang perlu dilakukan oleh pihak terkait agar pengetahuan ibu hamil pada ANC Terpadu meningkat sehingga kunjungan ANC juga meningkat. Tujuan penelitian ini menggambarkan pelaksanaan 10T Antenatal Care (ANC) Terpadu di wilayah kerja Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember. Unit analisis dalam penelitian ini yaitu 28 tenaga kesehatan yang melaksanakan ANC Terpadu. Responden dalam penelitian ini 28 bidan dengan menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian dan hasil studi dokumen menunjukkan bahwa gambaran pelaksanaan 10T pada kunjungan pertama (K1) dalam Antenatal Care (ANC) DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER ix Terpadu di Wilayah Kerja Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember sebanyak 2 bidan (7,2%) melakukan temu wicara (konseling) dan penilaian kesehatan jiwa secara sering. Selanjutnya pelaksanaan 10T pada kunjungan keempat (K4) dalam ANC Terpadu di Wilayah Kerja Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember seluruh bidan melakukan pelaksanaan 10T secara selalu. Pelaksanaan 10T pada kunjungan keenam (K6) dalam ANC Terpadu di Wilayah Kerja Puskesmas Sukowono Kabupaten Jembersebanyak 1 bidan (3,6%) melakukan tata laksana kasus secara sering. Kesimpulan menunjukkan bahwa gambaran pelaksanaan 10T pada Kunjungan Pertama (K1) dalam Antenatal care (ANC) Terpadu di Wilayah Kerja Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember termasuk dalam kategori kurang baik. Selanjutnya pelaksanaan 10 T pada Kunjungan Keempat (K4) dalam Antenatal care (ANC) Terpadu di Wilayah Kerja Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember termasuk dalam kategori baik. Serta pelaksanaan 10 T pada Kunjungan Keenam (K6) dalam Antenatal care (ANC) Terpadu di Wilayah Kerja Puskesmas Sukowono Kabupaten Jember termasuk dalam kategori kurang baik. Apabila konseling dan tata laksana kasus tidak dapat dilaksanakan secara baik, maka akan berpengaruh kepada kesehatan ibu hamil serta akan berpengaruh pada AKI. Bidan yang memberikan pelayanan ANC Terpadu dengan baik akan mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan. Saran yang dapat diberikan kepada pihak terkait ialah Meningkatkan bimbingan teknis dan pengarahan secara rutin kepada bidan desa dan memberikan umpan balik, serta memberikan penghargaan, membangun tanggung jawab dan supervisi untuk peningkatan pelayanan standar 10T ANC Terpadu khususnya untuk pelaksanaan pemberian konseling dan pelaksanaan tata laksana kasus pada ibu hamil agar angka cakupan kunjungan ibu meningkat dan AKI menurun. Mempertahankan pelayanan standar 10T dengan baik agar angka cakupan dapat memenuhi target yaitu 100% serta dapat menurunkan AKI |
Description: | Finalisasi unggah file repositori tanggal 17 Maret 2025_Kurnadi |
URI: | https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/125756 |
Appears in Collections: | UT-Faculty of Public Health |
Files in This Item:
File | Description | Size | Format | |
---|---|---|---|---|
SKRIPSI REPOSITORY.pdf Until 2028-07-31 | Erin Verensia Putri_162110101020 | 1.74 MB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.
Admin Tools