Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/125622
Title: Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah SPLDV Berdasarkan Tahapan Polya ditinjau dari Adversity Quotient (AQ)
Authors: ASTIANTARI, Ivent
Keywords: ADVERSITY QUOTIENT
CRITICAL THINKING
PROBLEM SOLVING
Issue Date: 14-Mar-2022
Publisher: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract: Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin meningkat sehingga saat ini siswa diharapkan memenuhi kompetensi abad ke-21 yang disebut 4C, salah satunya yaitu critical thinking and problem solving (berpikir kritis dan menyelesaikan masalah). Berpikir kritis merupakan suatu proses berpikir reflektif yang berfokus untuk memutuskan apa yang diyakini untuk dilakukan serta berpikir masuk akal. Hal tersebut berarti di dalam berpikir kritis diperlukan pertimbangan sebelum pengambilan keputusan serta dapat memikirkan hal secara logis dan sesuai fakta yang ada. Guna melihat kemampuan berpikir kritis, dalam proses pembelajaran diperlukan adanya kegiatan yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Salah satu kegiatan tersebut adalah menyelesaikan masalah matematika. Dalam menyelesaikan masalah bukan hanya sekedar mendapat hasil akhir, namun dibutuhkan proses penyelesaian matematika sehingga mendapat jawaban akhir tersebut. Salah satu metode penyelesaian masalah adalah menggunakan tahapan Polya. Berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah pada penelitian ini adalah proses dimana siswa menyelesaikan masalah yang diberikan dengan menghubungkan pengetahuan yang dimilikinya berdasarkan tahapan Polya yang dikombinasikan dengan 6 kriteria berpikir kritis FRISCO yaitu Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, dan Overview. Keterampilan siswa dalam menghadapi kesulitan akan menentukan bagaimana mereka dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Masing-masing siswa bebas menggunakan pengetahuan dan keterampilan untuk menyelesaikan masalah sesuai dengan adversity quotient (AQ) yang dimiliknya. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, menyatakan bahwa siswa dengan tipe climber dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan dengan baik dan tepat waktu serta memenuhi seluruh kriteria berpikir kritis FRISCO, yaitu focus, reason, inference, situation, clarity, dan overview. Pada kriteria overview terdapat dua indikator yaitu siswa melakukan pengecekan kembali terhadap hasil penyelesaian dan siswa memiliki alternatif lain dalam penyelesaian. Siswa Ci1 melakukan pengecekan kembali hasil pengerjaan dan memiliki alternatif lain, sedangkan siswa Ci2 hanya melakukan pengecekan kembali namun tidak memiliki alternatif lain. Siswa dengan tipe camper dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan dengan baik dan tepat waktu serta dapat memenuhi empat kriteria berpikir kritis FRISCO, yaitu focus, reason, inference, situation, dan clarity. Kedua siswa tipe camper tidak melakukan pengecekan kembali hasil pengerjaan dan juga tidak memiliki alternatif lain, sehingga tidak memenuhi kriteria overview. Siswa dengan tipe quitter tidak dapat menyelesaikan permasalahan dengan baik sesuai waktu yang ditentukan. Kedua siswa tipe quitter mengalami kesulitan dalam memahami permasalahan yang diberikan sehingga tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan secara tepat waktu. Kedua siswa tersebut hanya dapat menuliskan metode yang digunakan dan menyelesaikan beberapa langkah pengerjaan hingga kemudian berhenti di tengah jalan. Siswa tipe quitter hanya dapat memenuhi dua kriteria berpikir kritis FRISCO, yaitu focus dan clarity saja.
Description: Finalisasi oleh Taufik Tgl 5 Maret 2025
URI: https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/125622
Appears in Collections:UT-Faculty of Teacher Training and Education

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
SKRIPSI IVENT REPOSITORY.pdf
  Until 2029-03-05
4.09 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.

Admin Tools