Show simple item record

dc.contributor.advisorRASNI, Hanny
dc.contributor.advisorSUSUMANINGRUM, Latifa Aini
dc.contributor.authorFARISI, Salman
dc.date.accessioned2019-10-08T06:27:15Z
dc.date.available2019-10-08T06:27:15Z
dc.date.issued2019-07-05
dc.identifier.nim152310101042
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/93186
dc.description.abstractManusia akan mengalami berbagai perubahan baik fisik dan psikologis melalui pertumbuhan dan maturitas. Proses menua membuat lansia mengalami neuropalotogi perubahan otak yang menyebabkan perubahan gangguan memori dan penurunan kognitif . Fungsi kognitif pada lansia akan mengalami penurunan secara normal seiring dengan penambahan usia, gangguan kognitif pada lansia menyebabkan beban ekonomi yang besar bagi keluarga pasien dan masyarakat pada umumnya. Penurunan kognitif telah dikaitkan dengan tingkat kebugaran jasmani yang kurang dan dapat menjadi ancaman serius bagi kemandirian dan kualitas hidup lansia Pencegahan primer seperti mengidentifikasi karakteristik individu dan faktor risiko lingkungan untuk mencegah penyakit alzheimer dapat mengarahkan intervensi preventif untuk penyakit ini. Perkembangan dari fungsi kognitif normal ke gangguan fungsi kognitif juga berhubungan dengan hilangnya kemandirian dalam melakukan aktifitas kehidupan sehari-hari. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kognitif pada lansia salah satunya yaitu lifestye, berolahraga dapat meningkatkan aktivitas metabolisme tubuh dan kebutuhan oksigen. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan tingkat kebugaran jasmani dengan status fungsi kognitif pada lansia di Karang Werdha Desa Dukuh Dempok Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Variabel Independen pada penelitian ini adalah tingkat kebugaran jasmani sedangkan variabel dependen adalah status fungsi kognitif. Desain penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampling menggunakan probability sampling yaitu simple random sampling dan didapatkan 132 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunkan tes jalan 6 menit (6-Minutes Walking Test) dan MMSE (Mini Mental Status Exam). Penelitian dilakukan pada tanggal 01 Februari 2019- 28 Februari 2019. Analisa data menggunakan uji korelasi spearman rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden memiliki tingkat kebugaran baik sebesar 69 responden (52,3%) dan memiliki status fungsi kognitif normal sebesar 115 responden (87,1%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kebugaran jasmani dengan status fungsi kognitif pada lansia di Karang Werdha Desa Dukuh Dempok Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember (p value = 0,0001 ; r = 0,474). Terdapat korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang sedang. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kebugaran jasmani lansia maka akan semakin baik pula status fungsi kognitif lansia. Penurunan status fungsi kognitif dapat dicegah dengan memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kognitif pada lansia salah satunya yaitu lifestye, berolahraga dapat meningkatkan aktivitas metabolisme tubuh dan kebutuhan oksigen. Mengubah lifestye dengan melakukan berbagai aktivitas fisik seperti mengikuti kegiatan olahraga dengan melakukan senam lansia yang menjadi salah satu faktor yang dapat mencegah penurunan fungsi kognitif pada lansia, dengan meningkatkan aktivitas fisik yang lebih sudah cukup untuk mengeliminasi terjadinya penurunan fungsi kognitif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan tingkat kebugaran jasmani dengan status fungsi kognitif pada lansia di Karang Werdha Desa Dukuh Dempok Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Beberapa kegiatan seperti aktivitas-aktivitas yang melibatkan intelektual seperti aktifitas spiritual seperti membaca Al-Qur’an, sholawat nabi, kajian wisata rohani, shalat sunah, shalat wajib dan dzikir berjamaah, kajian islam serta pengajian yang dilakukan 2 kali dalam seminggu. Latihan dengan berolahraga, terutama yang meningkatkan daya tahan pada kebugaran jasmani setiap individu seperti berjalan dengan frekuensi lebih dari 4 kali dalam seminggu, dengan durasi 20-30 menit/hari.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectTingkat kebugaranen_US
dc.subjectKebugaran jasmanien_US
dc.subjectFungsi Kognitifen_US
dc.subjectKeperawatan lansiaen_US
dc.titleHubungan Tingkat Kebugaran Jasmani dengan Status Fungsi Kognitif pada Lansia di Karang Werdha Kelurahan Sumbersari Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jemberen_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record