Show simple item record

dc.contributor.advisorWINARSA, Rudju
dc.contributor.advisorSISWANTO
dc.contributor.authorALAWIYAH, Dela Dwi
dc.date.accessioned2019-08-29T06:26:23Z
dc.date.available2019-08-29T06:26:23Z
dc.date.issued2019-08-29
dc.identifier.nimNIM141810401032
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/92294
dc.description.abstractBakteri asam laktat (BAL) merupakan istilah yang merujuk pada suatu kelompok bakteri penghasil asam laktat sebagai hasil utama fermentasi karbohidrat. BAL termasuk kelompok bakteri Gram positif, tidak membentuk spora, dan hidup dalam lingkungan aerobik maupun anaerobik. BAL diketahui memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan bakteri lain baik dari golongan Gram positif dan Gram negatif. Kemampuan penghambatan tersebut disebabkan oleh adanya beberapa senyawa antibakteri yang diproduksi BAL. Dilaporkan bahwa terdapat beberapa senyawa antibakteri yang berhasil diisolasi dari BAL, di antaranya yaitu asam laktat, asam asetat, bakteriosin, dan komponen penghambat lainnya. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu tahap penentuan fase pertumbuhan bakteri Lactobacillus casei dengan media GYP broth dilanjutkan oleh produksi filtrat L. casei pada media GYP broth. Uji aktivitas antibakteri filtrat L. casei dilakukan terhadap bakteri Escherichia coli sebagai wakil bakteri komensal, Salmonella typhi sebagai wakil Gram negatif, dan Bacilus subtilis sebagai wakil Gram positif secara in vitro. Data diperoleh berdasarkan hasil pengukuran panjang diameter zona hambat yang terbentuk pada media kultur bakteri uji baik yang telah didifusikan dengan antibakteri ekstrak hasil pertumbuhan L. casei dan tanpa diberi ekstrak hasil pertumbuhan (kontrol positif dan negatif). Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif dengan tabel dan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filtrat Lactobacillus casei terbukti memiliki aktivitas antibakteri yang ditandai dengan terhambatnya pertumbuhan bakteri uji antara lain, Bacillus subtilis, Escherichia coli, dan Salmonella typhi. Panjang diameter zona hambat dari terbesar ke terkecil adalah B. subtilis (5,33 mm), S. typhi (4,77 mm), E. coli (3,5 mm). Bakteri uji yang mengalami penghambatan pertumbuhan tertinggi adalah B. subtilis.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.relation.ispartofseries141810401032;
dc.subjectLactobacillus caseien_US
dc.subjectBakteri Escherihia colien_US
dc.titleAktivitas Antibakteri Filtrat Hasil Pertumbuhan Lactobacillus Casei Terhadap Bakteri Escherichia Coli, Salmonella Typhi, dan Bacillus Subtilis Secara in Vitroen_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record