Show simple item record

dc.contributor.advisorSoesetijo, Ady
dc.contributor.advisorZulkarnain, Elfian
dc.contributor.authorWahyudi, Gufron
dc.date.accessioned2018-06-29T01:41:53Z
dc.date.available2018-06-29T01:41:53Z
dc.date.issued2018-06-29
dc.identifier.nim152520102009
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/86070
dc.description.abstractMillennium Development Goals menargetkan angka kematian bayi dan balita menurun sebesar 2/3 dalam kurun waktu dari 1990-2015. Kematian bayi dan balita salah satunya dapat disebabkan karena asupan gizi yang tidak terpenuhi dengan kata lain kekurangan gizi. ASI eksklusif merupakan solusi terbaik ibu dalam mencegah kematian bayi. Indonesia merupakan salah satu negara terbesar yang memiliki cakupan ASI eksklusif yaitu sebesar 54,3%. Di wilayah Jawa Timur khususnya Kabupaten Banyuwangi cakupan ASI eksklusif terendah sebesar 49,5 % yaitu pada puskesmas Mojopanggung pada tahun 2014en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectDETERMINAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIFen_US
dc.titleDETERMINAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF (Studi Kuantitatif di Wilayah Kerja Puskesmas Mojopanggung, Puskesmas Tembokrejo dan Puskesmas Licin Kabupaten Banyuwangi)en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record