Show simple item record

dc.contributor.advisorMiswar
dc.contributor.advisorHartatik, Sri
dc.contributor.authorWahyu Widodo, Tirto
dc.date.accessioned2017-11-17T08:36:21Z
dc.date.available2017-11-17T08:36:21Z
dc.date.issued2017-11-17
dc.identifier.nimNIM 151520101006
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/83294
dc.description.abstractBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa : 1. Dosis optimum N untuk mencapai rendemen tertinggi pada tebu bululawang mutan M2 (16,93%), M3 (15,73%), dan M4 (14,83%) masing-masing 403,79 kg N/ha, 392,5 kg N/ha, dan 301,3 kg N/ha, sedangkan tebu bululawang non mutan (10,73%) sebesar 414,18 kg N/ha. 2. Kandungan sukrosa daun, gula reduksi daun, gula reduksi batang, klorofil daun, dan aktivitas enzim invertase cenderung lebih tinggi pada tebu bululawang mutan dibandingkan non mutan. 3. Peningkatan dosis N berkorelasi negatif terhadap kandungan sukrosa daun, gula reduksi daun, gula reduksi batang, klorofil daun, dan aktivitas enzim invertase, namun berkorelasi positif terhadap diameter batang, panjang ruas, jumlah ruas, dan jumlah anakan tebu.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPENENTUAN DOSIS OPTIMUM NITROGENen_US
dc.titlePENENTUAN DOSIS OPTIMUM NITROGEN PADA TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum) HASIL MUTASIen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record