Show simple item record

dc.contributor.advisorMA'RUF, M. Farid
dc.contributor.advisorWAHYUNINGTYAS, Winda Tri
dc.contributor.authorFATMALA, Ika Yuni
dc.date.accessioned2017-10-28T02:16:48Z
dc.date.available2017-10-28T02:16:48Z
dc.date.issued2017-10-28
dc.identifier.nimNIM131910301031
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/82796
dc.description.abstractJembatan Kali Blencong terletak di Cilincing, Jakarta Utara. Jembatan ini menghubungkan kawasan pergudangan marunda menuju jalan Cakung Cilincing atau Tj. Priok yang terhalang oleh sungai. Berdasarkan informasi dari Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI jembatan ini ditutup dari tanggal 23 mei hingga 31 desember 2016, karena mengalami kerusakan pada bagian aspal yang terkelupas hingga dasar jembatan dengan ukuran 1 x 3 meter. Kerusakan ini disebabkan oleh pengalihan arus dari jembatan Kali Blencong sisi utara. Pada Tugas Akhir ini Jembatan Kali Blencong tersebut direncanakan ulang jembatan yang semula panjang 106 meter dengan menggunakan kombinasi beton prategang dan rangka baja, dimodifikasi menggunakan beton prategang tipe I Girder pracetak sepenuhnya yang terbagi atas 3 bentang yaitu: 33 meter, 40 meter, 33meter guna memperlancar mobilitas kendaraan di kawasan tersebut. Struktur utama jembatan menggunakan material beton pratekan . Metode penegangan yang digunakan yaitu metode pasca tarik. Besarnya gaya prategang aawal ditentukan berdsarkan persamaan tegangan yang terjadi pada penampang girder. Tahap berikutnya yaitu menentukan letak tendon yang aman sehingga tegangan yang ditimbulkan memenuhi tegangan ijin yang diisyaratkan. Berdasarkan analisa perhitungan Sandaran terdiri dari atas dua buah pipa baja galvanis ø 13,9 cm BJ-37, tiang sandaran dengan profil baja WF (100 x 50 x 5 x 7) setinggi 500 mm, dan dinding sandaran menggunakan beton bertulang dengan tebal 25 cm setinggi 500 mm. Trotoar menggunakan beton bertulang dengan tebal 25 cm. Plat lantai kendaraan menggunakan beton bertulang dengan tebal 20 cm. Diafragma menggunakan beton bertulang dengan ukuran 20 cm x 128 cm, gelagar utama merupakan beton pratekan dengan P = 4123,333 kN dan 7-wire strand super grade sebanyak 31 buah yang disebar dalam 3 tendon. Kehilangan gaya pratekan yang terjadi adalah 15,402 % . Lendutan total yang terjadi adalah 10,97 mm . Tumpuan direncanakan menggunakan elastomer dengan dimensi 700 mm x 550 mm x 120 mm sebanyak 7 lapis. Struktur bawah jembatan didesain dengan menggunakan dimensi abutment 7 m x 9,5 m. Untuk pondasi direncanakan pondasi tiang pancang diameter 60 cm dengan kedalaman 20 m dari dasar abutment.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.relation.ispartofseries131910301031;
dc.subjectJEMBATAN KALI BLENCONG (SISI SELATAN)en_US
dc.subjectJAKARTA UTARA DENGANen_US
dc.titleMODIFIKASI JEMBATAN KALI BLENCONG (SISI SELATAN) JAKARTA UTARA DENGAN I – GIRDER PRESTRESS CONCRETEen_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record