Show simple item record

dc.contributor.authorMulyadi, Santoso
dc.contributor.authorHermawan, Yuni
dc.date.accessioned2016-02-15T02:51:44Z
dc.date.available2016-02-15T02:51:44Z
dc.date.issued2016-02-15
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/73297
dc.descriptionIbM Pendanaan 2015en_US
dc.description.abstractDalam setiap desain dilakukan harus mempertimbangkan kekuatan bahan. Kekuatan yang harus diperhatikan mengenai dimensi, bahan, dan struktur benda kerja. Pada penelitian ini akan dibahas tentang analisa kegagalan cutting disc mesin pemotong krupuk singkong dengan metode elemen hingga. Metode elemen hingga adalah metode numerik yang digunakan untuk memecahkan masalah teknis dan gejala fisis metematis yang termasuk stres, ketegangan, kekuatan, dan analisis getaran. Metode elemen hingga ini untuk membandingkan antara perhitungan menggunakan software CATIA dan menggunakan perhitungan manual. Dalam hal ini metode elemen yang terbatas akan digunakan adalah metode 2D elemen hingga (lapangan) adalah elemen segitiga dengan 3 node. Dari penelitian ini didapatkan bahwa: stres terbesar pada elemen 5 dengan tegangan besar σx = 2,505 x 104, dan strain terbesar pada elemen 3 dengan strain besar εx = 0,272. Dari kegagalan teori MNST: Maksimum Normal-Stres Teori dinyatakan aman, karena masih dalam batas aman. Tampak bahwa stres terbesar terjadi masih di bawah tekanan dari bahan itu sendiri memungkinkan. Tegangan maksimum terjadi pada cutting disc dekat poros penggerak sebesar 8.3 x 109 sedangkan tegangan minimum sebesar 4.9 x 107 yang terletak tepi cutting disc.en_US
dc.description.sponsorshipDitlitabmasen_US
dc.language.isoiden_US
dc.relation.ispartofseriesIbM 2015;
dc.subjectIbM 2015en_US
dc.subjectkegagalanen_US
dc.subjectteganganen_US
dc.subjectcutting disc dan elemen hinggaen_US
dc.titleANALISA KEGAGALAN PRODUK CUTTING DISC MESIN PEMOTONG KRUPUK SINGKONG DENGAN METODE ELEMEN HINGGAen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record