Show simple item record

dc.contributor.advisorNugroho, Agung Tjahjo
dc.contributor.advisorSupriyanto, Edy
dc.contributor.authorAji, Tri Saktika
dc.date.accessioned2016-01-27T07:34:41Z
dc.date.available2016-01-27T07:34:41Z
dc.date.issued2016-01-27
dc.identifier.nim051810201033
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/72600
dc.description.abstractSetiap wilayah atau daerah mempunyai karakteristik Sumber Energi Sekitar (SES) yang berbeda, ada yang memiliki sumber air, ada pula yang memiliki potensi angin, bahkan ada yang memiliki potensi surya. Salah satu potensi besar yang dimiliki Indonesia adalah air. Salah satu sumber energi alternatif yang dapat dikembangkan adalah pembangkit listrik tenaga air. Pembangkit listrik tenaga air dapat beroperasi sesuai dengan rancangan sebelumnya, apabila mempunyai daerah aliran sungai (DAS) yang potensial sebagai sumber air untuk pengoperasian pembangkit listrik tenaga air tersebut. Dibalik kesulitan energi di Kecamatan Patrang, sebenarnya ada sumber energi sekitar (SES) di wilayah tersebut yang belum dimanfaatkan seperti Sungai Sumberlangon (Kali Antrokan) yang membelah Kecamatan Patrang yang bersumber di desa Slawu. Sumber energi tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan energi listrik. Hanya saja sampai dengan saat ini sungai tersebut masih masuk dalam kelompok sumber energi yang terabaikan. Sedangkan sisi lain aliran air tersebut berlokasi di sekitar daerah pemukiman, dan disana terdapat banyak usaha kecil yang membutuhkan pasokan energi. Sedangkan pemanfaatan sungai antrokan tersebut, saat ini banyak dipergunakan untuk pengairan sawah pada lahan pertanian. Oleh karena itu, maka perlu direncanakan seoptimal mungkin agar tidak mengganggu pengairan dengan menggunakan metode yang digunakan. Desentralisasi pembangkitan tenaga listrik melalui mikrohidro adalah solusi yang tepat dan mempunyai tambahan keuntungan Dasar tujuan pada penelitian ini adalah untuk menentukan lokasi yang memiliki potensial mikrohidro dan besar potensi assesment sepanjang sungai Kali Antrokan sebagai sebuah Sumber Energi Sekitar (SES) di Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Sungai Kali Antrokan dipilih karena memiliki potensi aliran sungai dan topografi yang berpotensi menjadi tempat pembangkit mikrohidro. Mikrohidro ini merupakan pembangkit listrik yang sangat tergantung pada lokasi (site dependent). Oleh sebab itu regional assement Kali Antrokan dilakukan dengan metode geomorfologi. Besar potensi dievaluasi dengan menggunakan gabungan metode morfologi dan topografi.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectRegional Assesmenten_US
dc.subjectMikrohidroen_US
dc.subjectGeomorfologien_US
dc.subjectAliran Sungai Sumberlangon (Kali Antrokan)en_US
dc.titleREGIONAL ASSESMENT UNTUK POTENSI MIKROHIDRO DENGAN METODE GEOMORFOLOGI ALIRAN SUNGAI SUMBERLANGON (KALI ANTROKAN) DI DESA SLAWU KECAMATAN PATRANGen_US
dc.typeUndergraduat Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record