Show simple item record

dc.contributor.advisorSoetriono
dc.contributor.advisorKuntadi, E, B
dc.contributor.authorAnam, A, F
dc.contributor.authorSoetriono
dc.contributor.authorKuntadi, E, B
dc.date.accessioned2016-01-06T01:28:37Z
dc.date.available2016-01-06T01:28:37Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/70247
dc.description.abstractJamur merupakan kelompok organisme eukariotik yang membentuk dunia jamur atau regnum fungi. Jamur tiram merupakan salah satu jenis jamur yang saat ini sudah banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah jamur pangan yang memiliki berbagai manfaat diantarnya sebagai makanan, menurunkan kolesterol, sebagai anti bakterial dan anti tumor, serta dapat menghasilkan enzim hidrolisis dan enzim oksidasi . Kabupaten jember merupakan salah satu penghasil jamur tiram di Provinsi Jawa Timur. UD. Mitra Jamur merupakan salah satu tempat usaha budidaya jamur tiram di Kabupaten Jember. Tujuan penelitian : (1) mengetahui masih menguntungkan atau tidak usaha budidaya jamur tiram pada UD. Mitra Jamur; (2) mengetahui masih layak untuk diushakan atau tidak usaha budidaya jamur tiram pada UD. Mitra Jamur; (3) mengetahui perubahan harga jika harga bahan baku naik, dan harga output turun pada usaha budidaya jamur tiram pada UD. Mitra Jamur; dan (4) mengetahui strategi pengembangan yang tepat untuk diterapkan pada usaha budidaya jamur tiram pada UD. Mitra Jamur. Daerah penelitian yang dipilih adalah UD. Mitra Jamur di Desa Slawu Kecamatan Patrang Kabupaten Jember dilakukan secara sengaja (purposive method). Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif dan metode analitis. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah: (1) analisis biaya dan pendapatan, (2) analisis kelayakan finansial, (3) analisis sensitivitas, dan (4) Analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Usaha Budidaya Jamur Tiram UD. Mitra Jamur menguntungkan; (2) Usaha Budidaya Jamur Tiram UD. Mitra Jamur untuk 5 tahun ke depan secara finansial layak untuk dilanjutkan; (3) Usaha budidaya jamur tiram UD. Mitra Jamur tidak peka terhadap kenaikan harga bahan baku sebesar 20% dan penurunan harga output sebesar 40%, sehingga usaha budidaya jamur tiram tersebut masih layak untuk diusahakan; dan (4) Usaha budidaya jamur tiram UD. Mitra Jamur berada pasa posisi white area dan kondisi pertumbuhan/ stabilitas. Strategi yang tepat untuk diterapkan adalah menggunakan strategi SO yaitu dengan memperluas daerah pemasaran produk ke daerah lain.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUNEJen_US
dc.subjectJamur Tiram., pendapatan, kelayakan finansial, sensitivitas, SWOTen_US
dc.titleANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN STRATEGI PENGEMBANGANen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record