Hubungan Antara Pola Konsumsi, Tingkat Stres, dan Kualitas Tidur Dengan Gejala Gastritis pada Mahasiswa (Studi di Universitas Jember Mahasiswa Angkatan 2024)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
Abstract
Gastritis merupakan kondisi peradangan pada lapisan lambung. Gastritis
dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti usia, jenis kelamin, pola makan, stres,
konsumsi alkohol, konsumsi kopi, merokok, pola tidur, dan konsumsi obat-obatan
anti inflamasi Nonsteroid (OAINS). Gastritis lebih rentan dialami oleh kelompok
usia produktif pada rentang usia 19-25 tahun, salah satunya adalah mahasiswa. Hal
ini disebabkan oleh aktivitas yang sangat padat, dari aktivitas akademik maupun
non akademik. Gejala gastritis yang dialami oleh mahasiswa dapat menyebabkan
terganggunya konsentrasi belajar dan produktivitas pada mahasiswa. Kejadian
gastritis di Jawa Timur pada tahun 2023 mencapai angka 31,2%. Prevalensi gastritis
pada tahun 2023 di wilayah Kabupaten Jember mencapai angka 76,37%. Hasil dari
studi pendahuluan, prevalensi kejadian gastritis pada mahasiswa Universitas
Jember pada bulan April - Oktober pada tahun 2024 mencapai angka 74,0% yaitu
dengan jumlah 294 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
antara pola konsumsi, tingkat stres, dan kualitas tidur dengan gejala gastritis pada
mahasiswa.
Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan
pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel menggunakan teknik porpotional
random sampling yang diperoleh mahasiswa sebesar 143 dari 6.034 mahasiswa
aktif di Universitas Jember. Kriteria sampel penelitian dibagi menjadi dua, yaitu :
kriteria inklusi merupakan mahasiswa aktif angkatan 2024 jenjang S1 Universitas
Jember yang berada di Kampus Jember dan kriteria ekslusi merupakan mahasiswa
yang sedang menjalani diet tertentu (diet bagi penderita gastritis). Pengambilan data
mahasiswa menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui google formulir
secara online pada bulan April – Mei 2025. Terdapat empat kuesioner yang
viii
digunakan didalam penelitian ini yaitu kuesioner gejala gastritis, kuesioner pola
konsumsi, kuesioner Student Stres Inventory (SSI), dan kuesioner Pittsburgh Sleep
Quality Index (PSQI). Analisis yang dilakukan untuk melihat gambaran dari setiap
variabel yakni analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan chi-square dan
spearman rank untuk melihat hubungan antar variabel. Proses pengambilan data
pada penelitian ini sudah memiliki laik etik penelitian di KEPK Fakultas Kesehatan
Masyarakat Universitas Jember dengan nomor surat 581/KEPK/FKMUNEJ/III/2025 yang diterbitkan pada 2 Maret 2025.
Hasil dari penelitian, menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki
usia 19 tahun (60,1%) dan berjenis kelamin perempuan (69,2%). Sebagian besar
dari mahasiswa mengalami gejala gastritis ringan (60,8%), memiliki pola konsumsi
berisiko (57,3%), tingkat stres ringan (59,4%), dan kualitas tidur yang buruk
(92,3%). Analisis bivariat dengan uji chi-square pada variabel pola konsumsi
diperoleh nilai (p-value 0,006<0,05; POR 2.679; 95% CI 1,30 – 5,48), variabel
tingkat stres diperoleh nilai (p-value = 0,00<0,05; ρ = 0,364), dan variabel kualitas
tidur diperoleh nilai (p-value = 0,528). Berdasarkan hasil penelitian yang telah
dilakukan, dapat disimpulkan bahwa variabel pola konsumsi dan tingkat stres
berhubungan dengan gejala gastritis, namun diketahui bahwa variabel kualitas tidur
tidak terdapat hubungan dengan gejala gastritis pada mahasiswa Universitas Jember
angkatan 2024.
Saran yang dapat diberikan adalah mahasiswa diharapkan dapat mengelola
waktu secara efisien dengan cara membuat jadwal harian dan mingguan secara
terperinci (to-do-list) untuk seluruh aktivitas penting, memprioritaskan tugas
berdasarkan urgensi, dan menyempatkan waktu untuk beristirahat, makan teratur,
tidur yang cukup, dan melakukan aktivitas pribadi. Universitas jember dapat
melakukan skrining kesehatan secara umum, salah satunya gejala gastritis pada
mahasiswa pada setiap tahunnya. Bagi peneliti selanjutnya, apabila telah
tersediakan data mengenai gastritis pada mahasiswa, peneliti selanjutnya dapat
meneliti menggunakan case control untuk mengidentifikasi faktor risiko yang
mungkin berkontribusi terhadap terjadinya gastritis pada mahasiswa
Description
Reuploud file repositori 9 Apr 2026_Firli_tata
