Show simple item record

dc.contributor.authorRahadian Vishnu ES
dc.date.accessioned2014-10-24T06:19:18Z
dc.date.available2014-10-24T06:19:18Z
dc.date.issued2014-10-24
dc.identifier.nimNIM102210101023
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/59575
dc.description.abstractPenelitian dilakukan dalam beberapa tahapan secara berurutan. Tahap pertama adalah pembuatan dan preparasi sampel abon simulasi dimana abon yang terbuat dari daging sapi, daging babi dan campuran daging sapi-daging babi dengan rentang konsentrasi 0%-100% dan dibagi dalam kelompok training set (terdiri dari satu abon murni sapi dan sepuluh abon campuran) dan test set (terdiri dari satu abon murni sapi, satu abon murni babi dan tiga abon campuran). Tahap kedua adalah pengukuran dengan spektrofotometer NIR yang menghasilkan karakteristik spektrum sampel dimana spektrum yang dihasilkan digunakan untuk membentuk dan pemilihan model klasifikasi yang terbaik. Tahap selanjutnya adalah pengaplikasian metode NIR dan model yang terpilih terhadap sampel abon sapi yang beredar di pasaran kemudian hasil prediksi dibandingkan dengan hasil metode Xematest Pork. Sampling abon sapi yang beredar di pasaran dilakukan dengan teknik purposif. Karakteristik spektrum NIR abon murni dan abon campuran memiliki pola serapan yang mirip dan hanya berbeda pada nilai kuantitatif transmitan. Untuk membedakan spektrum tersebut, digunakan model klasifikasi kemometrik berupa PLS dan LDA terhadap t set data dan diperoleh model klasifikasi LDA merupakan model klasifikasi kemometrik yang paling baik dengan nilai accuracy sebesar 100% yang artinya model tersebut memiliki kemampuan 100% mengklasifikasikan semua (11 sampel) training set dengan benar sedangkan nilai prediksi sebesar 100% menunjukkan bahwa model LDA tersebut dapat memprediksi semua (lima sampel) test set dengan benar. Setelah dilakukan pengaplikasian terhadap sampel abon sapi yang beredar di pasaran diketahui dari hasil NIR dan diperkuat dengan hasil pada metode pembanding berupa Xematest Pork menunjukkan bahwa sampel yang beredar di pasaran memberikan hasil negatif atau murni sapi ( tidak mengandung daging babi ) sehingga bersifat halal dan aman untuk dikonsumsi.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries102210101023;
dc.subjectDaging Babi, Sampel Abon Sapi, Metode NIRen_US
dc.titleDETEKSI DAGING BABI PADA SAMPEL ABON SAPI MENGGUNAKAN METODE NIR DAN KEMOMETRIK SEBAGAI VERIFIKASI KEHALALANen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record