Show simple item record

dc.contributor.authorJeffri Sudarko, Rio
dc.contributor.authorAmin, M. Nurul
dc.contributor.authorPraharani, Depi
dc.date.accessioned2014-10-09T01:21:22Z
dc.date.available2014-10-09T01:21:22Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/59374
dc.description.abstractPeriodontitis adalah penyakit yang dapat mengakibatkan kerusakan tulang alveolar, jaringan ikat gingiva dan ligamen periodontal, serta pembentukan poket. Salah satu penyebab penyakit ini adalah Porphyromonas gingivalis. Hasil metabolik bakteri ini dapat berperan pada inisiasi dan prolongasi keradangan gingiva. Radang sendiri merupakan respon pertahanan tubuh, tetapi radang dapat merugikan bila terjadi secara berlebihan. Contohnya, ketika neutrofil berlebihan dapat merusak kolagen. Oleh karena itu dibutuhkan obat antiradang, salah satunya daun pepaya yang mengandung flavonoid untuk mengurangi kerusakan yang terjadi. Flavonoid dapat menghambat jalur siklooksigenase dan lipooksigenase. Tujuan dari peneletian ini adalah mengetahui efek pemberian ekstrak daun pepaya terhadap jumlah sel neutrofil pada model tikus periodontitis. Metode penelitian ini adalah eksperimental laboratoris menggunakan the post test only control group designs sebanyak 20 sampel tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok dengan tiap kelompok 4 ekor. Kelompok kontrol negatif adalah kelompok yang tidak periodontitis dan tidak diberi ekstrak daun pepaya. Kelompok kontrol positif adalah kelompok yang periodontitis dan tidak diberi ekstrak daun pepaya. Kelompok perlakuan 1, 2 dan 3 adalah kelompok yang periodontitis dan diberi ekstrak daun pepaya 25% pada kelompok perlakuan 1, 50% pada kelompok perlakuan 2 dan 75% pada kelompok perlakuan 3. Kemudian semua kelompok didekaputasi pada hari ke 28 dan dilanjutkan pengambilan jaringan, pembuatan preparat menggunakan pengecatan HE serta penghitungan sel neutrofil. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji one way anova dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian ini menunjukan ekstrak daun pepaya 75% merupakan konsentrasi yang paling efektif menurunkan jumlah sel neutrofil pada model tikus periodontitis dibanding konsentrasi 25% dan 50%. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun pepaya dapat berperan sebagai antiradang dengan menurunkan jumlah sel neutrofil.en_US
dc.publisherUNEJen_US
dc.relation.ispartofseriesArtikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa;
dc.subjectEkstrak Daun Pepayaen_US
dc.subjectNeutrofilen_US
dc.subjectPeriodontitisen_US
dc.titleEfek Pemberian Ekstrak Daun Pepaya Terhadap Jumlah Sel Neutrofil Pada Model Tikus Periodontitisen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

  • SRA-Medical [328]
    Koleksi Artikel Hasil Penelitian Mahasiswa S1 Bidang Kesehatan (FF, FKM, FK, FKG, PSIK)

Show simple item record