Show simple item record

dc.contributor.authorANGGI PUSPITA KUSUMAWARDHANI
dc.date.accessioned2014-09-15T03:35:52Z
dc.date.available2014-09-15T03:35:52Z
dc.date.issued2014-09-15
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/59252
dc.description.abstractKonvergensi IFRS mengakibatkan perubahan beberapa SAK yang digunakan di Indonesia. PSAK 13 mengenai Properti Investasi mengalami perubahan pokok pada penambahan alternatif pilihan model penilaian properti investasi menjadi model biaya dan model nilai wajar. Model biaya menggunakan akumulasi penyusutan setiap tahun. Model nilai wajar menilai properti investasi berdasarkan harga sekarang aset dan dilakukan penilaian setiap tahun terhadap nilai properti investasi sehingga tidak menggunakan penyusutan. Keuntungan dan kerugian akibat nilai wajar dimasukkan ke dalam laporan laba rugi komprehensif perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan IAS 40 yang dikonvergensikan ke PSAK 13 dan untuk mengetahui pengaruh pengadopsian IFRS atas properti investasi terhadap laba perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan telah menerapkan kebijakan sesuai dengan PSAK 13 mengenai properti investasi. Akibat penilaian properti investasi dengan model nilai wajar, laba rugi komprehensif perusahaan terpengaruh oleh kenaikan dan penurunan nilai properti investasi.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseriesANGGI PUSPITA KUSUMAWARDHANI;
dc.subjectPSAK 13, Properti Investasi, Nilai Wajar, Labaen_US
dc.titleDAMPAK PENERAPAN NILAI WAJAR BERDASARKAN PSAK 13:PROPERTI INVESTASI (REVISI 2011) TERHADAP LABA PERUSAHAAN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record